#KPID#Lampung#MediaMassa#Penyiaran#Literasi#Media

KPID Lampung Gelar Acara Literasi Media

( kata)
KPID Lampung Gelar Acara Literasi Media
Wakil Bupati Tulangbawang Barat Fauzi Hasan, Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal dan komisioner KPID Lampung berpose salam literasi, pada acara literasi media di wisma asri Tirta makmur kecamatan Tulangbawang Tengah, Rabu (10/10/2018). (Lampost/Sobirin)

PANARAGAN (lampost.co) -- Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang penyiaran di Indonesia. Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Lampung mengadakan acara literasi media dan pembentukan FMPPS yang diikuti oleh keterwakilan lembaga masyarakat dan lembaga penyiaran yang ada di kabupaten Tulangbawang barat (Tubaba).

Acara digelar di aula wisma asri Tirta makmur kecamatan Tulangbawang Tengah, Rabu (10/10/2018). Di buka secara resmi oleh wakil bupati Tubaba, Fauzi Hasan yang mengapresiasi kegiatan tersebut dan diharapkan nantinya dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyamakan persepsi dan pemahaman tentang penyiaran di Indonesia khususnya kepada masyarakat di kabupaten setempat.

"Kegiatan ini sangat mendasar untuk menyamakan persepsi kita dalam menyikapi sebuah informasi, orang bilang informasi bisa membuka dunia, akan tetapi jika salah informasi dapat menggulingkan isi dunia," kata wakil Bupati, usai membuka acara.

Fauzi Hasan juga berharap terbentuknya Forum Masyarakat Peduli Penyiaran Sehat (FMPPS) sebagai follow up acara literasi ini nantinya dapat di bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menentukan setiap kebijakan terutama yang berkaitan dengan dunia penyiaran di kabupaten Tubaba.

Hal yang sama juga di sampaikan oleh ketua DPRD provinsi Lampung, Dedi Afrizal, yang berharap terbentuknya FMPPS nantinya dapat menjadikan masyarakat bijak dalam menerima setiap informasi yang di sampaikan oleh dari media massa.

"Kami berharap peserta kegiatan ini nantinya minimal dapat menjaga lingkungan keluarganya, memilih tontonan apa yang tepat untuk anak-anak kita saat menyaksikan siaran dari televisi, dapat membedakan mana yang mendidik dan yang tidak," ujar politisi PDI-P tersebut.

Sementara itu, Febrianto Ponahan, ketua KPID provinsi Lampung mengatakan, Literasi media tahun 2018 dengan tema Cerdas dan Tepat Memilih Media Cermin Memajukan Peradaban " dan sekaligus pembentukan FMPPS di kabupaten Tubaba,  yang merupakan program rutin dari KPID Lampung yang didukung penuh oleh Diskominfo provinsi Lampung dalam mencerdaskan masyarakat memahami tentang dunia penyiaran sebagaimana di atur dalam undang-undang nomor 32 tahun 2002.

"Dalam undang-undang itu jelas diatur mana yang boleh dan tidak boleh di siarkan oleh lembaga penyiaran, dan jika melanggar tentu saja ada sangsi nya, maka di butuhkan lah FMPPS di setiap daerah untuk ikut mengontrol hal tersebut, dan masyarakat umum tahu mana tontonan yang bisa menjadi tuntutan dan mana yang menyesatkan, karena kontrol nya ada di masyarakat sendiri untuk itu di butuhkan masyarakat yang cerdas dan tepat," ujar mantan ketua ikatan jurnalis televisi Indonesia (IJTI) provinsi Lampung tersebut.

Adapun anggota FMPPS yang akan di kukuhkan terdiri dari pihak-pihak yang memiliki kepedulian pada masalah krisis isi siaran lembaga-lembaga penyiaran di tanah air khususnya di provinsi Lampung. 

 

 

 

Ahmad Sobirin

Berita Terkait

Komentar