#prostitusianak#usut#beritalamtim

KPAI Minta Prostutusi Anak di Lampung Timur Diusut

( kata)
KPAI Minta Prostutusi Anak di Lampung Timur Diusut
dokumentasi pixabay.com

JAKARTA (Lampost.co)-- Komisioner Bidang Trafficking dan Eksploitasi Anak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Ai Maryati Solihah meminta polisi mengusut tuntas kasus prostitusi anak di Lampung Timur karena merupakan kejahatan yang sangat serius.

"KPAI memonitor agar kepolisian mengembangkan penyelidikan karena diduga berhubungan dengan prostitusi di Kota Metro Lampung yang terungkap sebelumnya," kata Ai melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (18/1/2019).
 
Ai Maryati mengatakan prostitusi yang melibatkan anak-anak di bawah umur tersebut dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang juncto Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman paling lama 15 tahun.
 
Ai menyatakan pujiannya kepada Polres Lampung Timur yang telah membongkar sindikat perdagangan orang yang menyasar anak-anak secara daring tersebut.
 
"Laporan akhir tahun yang dikeluarkan KPAI secara resmi, angka anak korban prostitusi menempati angka tertinggi dalam kasus trafficking dan eksploitasi selama 2018, yaitu 92 kasus," katanya.
 
Akhir 2018, Polres Lampung Timur mengungkap jaringan prostitusi daring yang melibatkan anak-anak di bawah umur yang masih berstatus sebagai pelajar sebagai korban.

Dua tersangka mengaku telah melakukan kejahatannya itu selama kurang lebih tiga bulan dan sedikitnya melibatkan tiga anak yang menjadi korban.

 

MI



Berita Terkait



Komentar