#korupsi

Korupsi TKS Siluman di Tanggamus Tahap Pengumpulan Alat Bukti

( kata)
Korupsi TKS Siluman di Tanggamus Tahap Pengumpulan Alat Bukti
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kejaksaan Tinggi Lampung (Kejati) Lampung memastikan perkara dugaan korupsi tenaga kerja sukarela (TKS) di Tanggamus tetap berjalan sesuai prosedur. Saat ini Kejati tengah mengumpulkan alat bukti guna melengkapi berkas.

Kejati sejak satu tahun silam telah memeriksa puluhan saksi terkait adanya TKS siluman tersebut, namun hingga kini persoalan itu tak kunjung tuntas. Padahal, sebelumnya Kajati Safrudin mengatakan perkara tersebut tetap akan berjalan sesuai prosedural.

Kejati ketika itu mengatakan tahapan yang dilakukan masih pengumpulan barang bukti tambahan, tim penyidik terus melakukan pemeriksaan terhadap para pejabat dan pegawai Kabupaten Tanggamus.

"Barang bukti tambahan berupa dokumen masih dalam pencarian, makanya kami memanggil semuanya termasuk dewan yang sudah diperiksa kemarin," katanya.

Berdasarkan laporan yang diterima Kejati ada tiga kejanggalan di dalam persoalan TKS Tanggamus. Pertama, kata dia, adanya jual beli TKS atau uang pelicin saat penerimaan para pegawai tersebut. Kedua, adanya TKS fiktif di kabupaten itu dan yang terakhir adanya pemotongan gaji para pegawai untuk membayar TKS yang baru.

Kasi Penyidikan Tedi Nopriadi, mendampingi Asisten Pidana Khusus Kejati Lampung Nur Mulat, membenarkan jika saat ini tim Kejati masih dalam tahap melengkapi berkas alat bukti. "Ya masih berlanjut soal itu (TKS)," kata Tedi..

Sejauh ini, kata dia, belum ada tindak lanjut karena alat bukti tengah dalam tahap pengumpulan tim pidsus. "Belum ada tindak lanjut lagi karena masih melengkapi alat bukti," katanya.

 

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar