#hukum#pesawaran

Korupsi RSUD Pesawaran Masuk Tahap P21 Pekan Depan

( kata)
Korupsi RSUD Pesawaran Masuk Tahap P21 Pekan Depan
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Pesawaran (Lampost.co) -- Kasus dugaan korupsi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran sudah lengkap dan segera dilimpahkan untuk tahap kedua atau P21. Jika sudah P21, berkas dan tersangka dilimpahkan ke kejaksaan.

Irwan Aprianto, kuasa hukum salah satu tersangka Juli, mengatakan berdasarkan informasi dari penyidik kasus dugaan korupsi RSUD Pesawaran segera P21. "Insya Allah, pekan depan sudah masuk tahap P21, dilimpahkan ke Kejati Lampung," kata Irwan Aprianto, Jumat, 6 Desember 2019.

Dia menjelaskan sudah mengecek ke RSUD Pesawaran. Dia menyebutkan lantai II dan lantai III sudah difungsikan sebagai ruangan rawat inap khusus untuk anak anak.

"Kemarin, saya dan rekan-rekan mengecek ke RSUD Pesawaran. Hasilnya, ruangan lantai II sudah difungsikan untuk ruang rawat inap khusus anak dan lantai III rencananya untuk ruangan VIP," katanya.

Dia menambahkan kliennya hanya, sebagai konsultan dalam proyek pembangunan lantai II dan lantai III RSUD Pesawaran. "Insya Allah klien kita bersedia mengembalikan kerugian negara. Sudah dikembalikan Rp50 juta," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Lampung menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran tahun 2018. Ketiga tersangka, yaitu Raden Intan (RI) sebagai pejabat pembuat komitmen merangkap PNS Dinas Kesehatan Pesawaran, Taufiqurrahman (TQ), kontraktor, dan Julian (JL), selaku konsultan proyek pembangunan. 

Dari hasil audit BPK menyebutkan kerugian negara dalam proyek pembangunan lantai II RSUD Pesawaran mencapai Rp4,8 miliar.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar