#korupsi#beritawaykanan#danadesa

Korupsi, Kepala Kampung Menanga Jaya Diringkus Polisi

( kata)
Korupsi, Kepala Kampung Menanga Jaya Diringkus Polisi
Tersangka saat diamankan di kantor Polres Way Kanan. Lampost.co/Candra Putra

Way Kanan (Lampost.co): Unit Tipidkor Satreskrim Polres Way Kanan menangkap Kepala Kampung Menanga Jaya, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, berinisial WM, 61, karena diduga melakukan tindak pidana korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Kampung (APBK) Tahun Anggaran 2016.

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro melalui Kasatrekrim AKP Devi Sujana mengatakan pada Tahun Anggaran 2016 Kampung Menanga Jaya, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan mendapatkan dana APBK sebesar Rp742.958.275.

"Dalam pengelolaan Dana APBK Kampung Menanga Jaya dilakukan oleh aparat kampung, dalam hal ini kepala kampung inisial WM. Namun dalam pelaksanaan penggunaan APBK tersebut terdapat penyimpangan," kata dia, Selasa 21 Januari 2020.

Dia mengatakan dana tersebut diduga digunakan tidak sesuai dengan rencana anggaran dan beberapa kegiatan pemberdayaan diduga fiktif.

"Dari hasil penyidikan dan hasil audit yang dilakukan oleh BPKP Provinsi Lampung, bahwa ditemukan beberapa kegiatan pemberdayaan yang tidak dilaksanakan, total kerugian negara senilai Rp457.622.500," kata dia.

Menanggapi laporan tersebut, kemudian anggota Tipidkor Satreskrim Polres Way Kanan Bripka Fajar Marico dan Brigpol Riki Wahyudi melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi APBK tersebut.

Setelah mendapati bukti yang cukup, pada Senin, 20 Januari 2020 sekitar pukul 12.30 WIB petugas mengamakan tersangka WM saat sedang berada di rumah kerabatnya di Kelurahan Pasar Banjit.

Tersangka akan diancam dengan Pasal 2 Ayat ( 1 ) dan atau Pasal 3 dan atau Pasal 9 UU RI No. 31 Tahun 1999 Jo UU RI No. 20 Tahun 2001, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun penjara.

 

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar