#korupsi#pringsewu

Korupsi DD, Mantan Kepala Pekon Purwodadi di Pringsewu Jadi Tersangka

( kata)
Korupsi DD, Mantan Kepala Pekon Purwodadi di Pringsewu Jadi Tersangka
Mantan Kepala Pekon Purwodadi, Subardan (kanan pegang kertas) didampingi kuasa hukumnya, saat diperiksa di ruang kasi pidsus, Kejari Pringsewu, Kamis, 14 April 2022. (Dok Kejari Pringsewu).


Pringsewu (Lampost.co) -- Mantan Kepala Pekon Purwodadi, Kecamatan Adiluwih, Pringsewu, Subardan, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu, Kamis, 14 April 2022.

Penetapan tersangka Subardan berdasarkan dua alat bukti yang telah dimiliki kejaksaan. Sebelumnya, kejari Pringsewu telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : 01 / I.8.20/Fd.2/04/2022 tanggal 14 April 2022 tentang perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Dana Desa dan Dana Bantuan Provinsi Pekon Purwodadi TA 2019.

Kasi Intel Kejari Pringsewu Median menyatakan tersangka Subardan dijerat Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Subsider Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Ia menjelaskan saat diperiksa, tersangka Subardan juga didampingi oleh penasihat hukum Heri Avian. Menurut Median, kejaksaan negeri(kejari) Pringsewu juga memeriksa kesehatan fisik tersangka Subardan. Dokter menyatakan tersangka sehat. Setelah itu, tersangka ditahan selama 20 hari di rutan Kotaagung Tanggamus.

Median menjelaskan modus yang dilakukan tersangka dalam dugaan korupsi dana desa (DD) adalah telah melakukan markup pembelanjaan kebutuhan barang di Pekon Purwodadi sekaligus manipulasi terhadap pertanggungjawaban keuangan penggunaan dana desa dan dana bantuan provinsi tahun anggaran 2019. 

Akibat perbuatannya, dari hasil penghitungan inspektorat Pringsewu negara merugi sebesar Rp200.993.282. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar