danadesa

Korupsi Dana Desa, Mantan Peratin Tebaliokh Ditahan

( kata)
Korupsi Dana Desa, Mantan Peratin Tebaliokh Ditahan
(Dok. Media Indonesia)


LIWA (Lampost.co) -- Kejaksaan Negeri Liwa, Senin (28/12/2020), akhirnya menahan mantan peratin Tebaliokh, Kecamatan Batubrak, Lampung Barat Akrom atas dugaan perkara korupsi dana desa senilai Rp170 juta.

Akrom awalnya pada siang sempat dibawa ke rumah sakit untuk rapid test dengan hasil reaktif. Kemudian pukul 16:00 WIB pihak Kejaksaan kembali membawa tersangka Akrom untuk dilakukan pemeriksaan swab antigen ke rumah sakit dan ternyata hasilnya non reaktif. Karena hasilnya non reaktif maka tersangka langsung dilakukan penahanan. 
 
Kajari Liwa Riyadi, mengaku tersangka akan dititipkan di Rutan Krui. Kemudian secara administrasi pemeriksaan perkara tersebut sudah selesai dan hari ini ditingkatkan ke tahap II. Dalam waktu dekat tersangka dan barang bukti akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjung Karang untuk dilakukan sidang. 

"Setelah hasil swab antigen dinyatakan non reaktif maka hari ini tersangka langsung dititipkan di Rutan Krui dan awal Januari mendatang akan dilimpahkan," kata Riyadi. 

Riyadi menambahkan, yang bersangkutan sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan perkara korupsi BUM-Pekon Tebaliokh yang merugikan negara hingga mencapai Rp170 juta. 

Ia menjelaskan, secara administrasi pemeriksaan perkara tersebut sudah selesai dan hari ini ditingkatkan ke tahap II dan akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungkarang awal Januari ini.

Menurutnya, berkas perkaranya sudah tidak ada kendala lagi dan segera akan dilimpahkan ke PN Tipikor untuk menunggu jadwal sidang. 

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar