#hukum#korupsi#danadesa

Korupsi Dana Desa, Kades Talang Jembatan Divonis 57 Bulan Penjara

( kata)
Korupsi Dana Desa, Kades Talang Jembatan Divonis 57 Bulan Penjara
Suasana persidangan kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang. Foto: Febi Herumanika


Bandar Lampung (Lampost.co): Mantan Kepala Desa (Kades) Talang Jembatan, Kecamatan Abung Kunang, Lampung Utara atas nama Riani Zahrudin (54) divonis Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungkarang dengan pidana penjara selama 4 tahun 9 bulan penjara, dalam sidang yang digelar, Kamis,15 Oktober 2020.

Hakim Ketua Siti Insirah dipersidangan mengatakan Perbuatan terdakwa terbukti secara sah meyakinkan bersalah sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 3 jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Menjatuhkan pidana oleh karena itu terhadap terdakwa Riani Zahrudin dengan pidana penjara selama empat tahun dan sembilan bulan penjara," kata Siti Insirah.

Selain pidana penjara, terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp411 juta lebih. Jika tidak sanggup membayar maka diganti pidana penjara selama dua tahun.

Terdakwa juga, kata Hakim, diwajibkan membayar pidana denda Rp200 juta subsider 4 bukan penjara.

Vonis Majelis Hakim lebih rendah dari tuntutan Jaksa, dimana sebelumnya Jaksa menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun dan enam bulan penjara.

Selain pidana badan jaksa juga menuntut terdakwa membayar uang pengganti Rp411 juta, jika tidak sanggup membayar maka diganti pidana penjara selama 4 tahun kurungan. Jaksa juga meminta terdakwa membayar pidana denda Rp200 juta subsider 6 bulan.

Majelis Hakim Siti Insirah mengatakan perbuatan terdakwa dalam pelaksanaan kegiatan APBDes Tahun Anggaran 2017 di Desa Talang Jembatan, Kecamatan Abung Kunang, Lampung Utara, mengakibatkan kerugian negara Rp411.803.600. Dalam pengelolaan APBDes Desa Talang Jembatan Rp1.112.448.005. Terdakwa menyalahgunakan kewenangan, seperti dalam penyusunan anggaran pendapatan belanja desa dan menyusun kegiatan dalam RKPDes dan APBDes tanpa melibatkan perangkat desa dan tidak dibahas bersama BPD.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar