#korsleting#kebakaran#beritalampung

Korsleting Listrik, Rumah Warga Kedamaian Nyaris Ludes Terbakar

( kata)
Korsleting Listrik, Rumah Warga Kedamaian Nyaris Ludes Terbakar
Petugas BPBD Bandar Lampung mengecek kondisi rumah yang terbakar. Lampost.co/Deta Citrawan

Bandar Lampung (Lampost.co): Sebuah rumah yang berada di Jalan Pengeran Antasari, Gang Mulya Jaya, RT 009, LK I, Kelurahan Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung nyaris ludes terbakar, Rabu, 19 Februari 2020, siang.

Berdasarkan informasi dari lokasi kejadian, rumah tersebut merupakan milik dari Firmadani Suheri. Diduga percikan api yang berasal dari hubungan arus pendek listrik membakar pembungkus sekring yang terbuat dari plastik, sehingga lelehan plastik tersebut jatuh dan membakar kursi ruang tamu yang berada di rumah tersebut.

Mardiem (50) warga setempat sekaligus tetangga korban menerangkan saat kejadian dirinya sedang berada di halaman rumah, seketika melihat kepulan asap dan api dari dalam rumah korban.

"Saya lagi disini (halaman) saya liat api udah tinggi asap juga sudah tebal, saya teriak-teriak, baru warga pada datang," ujarnya.

Kronologis kejadian lainnya diterangkan oleh Heri Suherman yang merupakan ketua RT 009, saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong, karena ditinggal bekerja oleh pemiliknya.

Dia mengatakan saat kejadian dirinya berinisiatif mengajak warga untuk mendobrak dan memotong kabel listrik rumah. "Rumah ini lagi kosong, jadi karena takut menjalar, kita dobrak pintu dan potong itu kabel listriknya," kata dia.

Beruntung tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian itu. Sementara atap ruang tamu dan beberapa perlengkapan rumah tangga dalam rumah itu terbakar.

"Untuk penyebab kebakaran masih dalam lidik kepolisian, luas yang terbakar kurang lebih 4x4 m dengan kerugian sekitar Rp5 juta. Personel yang kita turunkan 15 anggota, unit yang dikerahkan unit banteng 1 dan 2, unit carba TKT, serta 1 unit mobil suplay dari pos komando tandean," jelas Kepala BPBD Bandar Lampung Syamsul Rahman, melalui Kabid Kedaruratan Sutarno.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar