#pmii#dosenUIN#asusila

Korps PMII Lampura Dukung Mahasiswi UIN Korban Asusila

( kata)
Korps PMII Lampura Dukung Mahasiswi UIN Korban Asusila
Ketua Kopri PMII Lampura, Mora Arita menyerahkan surat pernyataan sikap terhadap kasus menimpa rekannya di UIN Raden Intan, terkait aksi oknum dosen kepada mahasiswa ya sempat menyeruak di surat kabar kepada Polres setempat, Senin (21/1/2019). Istim

KOTABUMI (Lampost.co)-- Korps Putri Pergerakan Mahasiswa Islam (Kopri-PMII) Kabupaten Lampung Utara menyerahkan surat pernyataan sikap kepada Polres setempat, Senin (21/1/2019). Pernytaan sikap itu terkait kasus pelecehan yang menimpa salah satu mahasiswi UIN Raden Intan Bandar Lampung yang dilakukan oleh oknum dosen yang dilaporkan ke Polda Lampung beberapa waktu lalu. 
  
Menurut Ketua Korpri PMII Lampura, Mora Arita aksi tersebut sebagai bentuk solidaritas sesama aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia. Mora selaku sesama warga Lampura menilai okunum dosen itu itu dapat ditindaklanjuti sesuai hukum berlaku. Sebab, bila tidak maka akan ada ketidakpastian hukum serta peristiwa itu dapat menimpa lainnya. 
 
"Petang tadi kami menyerahkan ini, agar pelaku diketahui sebagai oknum dosen (SH) dapat diberi hukuman setimpal dengan perbuatannya. Kalau sampai dibiarkan begitu saja maka tidak akan menimbulkan efek jera. Dan kedepan hal itu kemungkinan besar dapat terjadi, karena tidak ada kepastian hukum disana," kata dia. 
 
Untuk itu, pihaknya meminta kepada pihak terkait, baik itu Polda Lampung maupun Rektorat UIN Raden Intan untuk dapat menindaklanjuti pernyataan sikap dari organisasi putri PMII Lampura itu. 
 
Sebelumnya, Korp Putri Pergerakan Mahasiswa Islam (Kopri-PMII) Kabupaten Lampung Utara kecam dan minta aparat dapat memberikan kepastian hukum kepada korban tindak asusila oleh Oknum Dosen UIN Raden Intan kepada korban yang juga mahasiswanya itu. 
 

 

Fajar Novitra

Berita Terkait

Komentar