#pendaki

Korban Tewas di Gunung Bawakaraeng Jadi Tiga Orang

( kata)
Korban Tewas di Gunung Bawakaraeng Jadi Tiga Orang
Tim gabungan SAR mengevakuasi salah satu korban meninggal di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu, 18 Agustus 2021. Dokumentasi/ istimewa


Makassar (Lampost.co) -- Korban jiwa di Gunung Bawakaraeng sampai saat ini tercatat ada tiga orang. Ketiganya merupakan satu kelompok dalam pendakian untuk memperingati Hari Kemerdekaan ke-76 RI di puncak gunung yang berada di Kabupaten Gowa tersebut.

"Iya betul (ada korban) yang saat ini masih dicari," kata Kapolsek Tinggimoncong, Iptu Hasan Fadli, saat dikonfirmasi, Rabu, 18 Agustus 2021.

Hasan menjelaskan ketiga korban tersebut merupakan satu kelompok dengan dua korban lainnya saat mendaki di Gunung Bawakaraeng. Mereka berangkat bersama dengan lima orang lainnya untuk merayakan hari kemerdekaan.

Namun saat turun dari puncak Gunung Bawakaraeng, kedelapan pemuda tersebut terpisah dan mengalami hipotermia, bahkan mereka tidak mengetahui bahwa ada temannya yang meninggal akibat kedinginan.

"Rian (belum ditemukan) diperkirakan meninggal jam 6 pagi hari di antara pos 5 dan pos 6," jelasnya.

Karena melihat kondisi temannya sudah tidak bernyawa, teman-teman korban memutuskan untuk meninggalkan Rian dengan menyandarkannya di bebatuan. Mereka berencana melaporkan hal itu ke tim Basarnas untuk kemudian dievakuasi.

"Rian sudah tidak bernyawa, akhirnya diputuskan meninggalkan temannya di bebatuann dan pohon ditutupi jaket warna hitam di antara pos 6 dan 5," ungkapnya.

Hingga saat ini tim gabungan masih melakukan penyisiran di antara pos 5 dan 6 untuk mencari Rian. Tim juga membawa serta teman korban yang selamat untuk memberitahu lokasi pasti mereka meninggalkan Rian sebelum memutuskan untuk meninggalkannya.

"Sementara dicari disisir bersama relawan cuma belum ditemukan, takutnya kena hantaman badai dan terperosok ke jurang," jelasnya.

Sebelumnya, tim gabungan berhasil mengevakuasi dua korban yakni Steven, 21, dan Zainal (sebelumnya disebut Rian), 20. Keduanya ditemukan di lokasi berbeda. Steven ditemukan sudah tidak bernyawa di pos 7 oleh pendaki lain yang kemudian melapor ke tim Basarnas.

Sementara Zainal ditemukan di antara pos 5 dan 6. Padahal sebelumnya tim mencari Rian yang dilaporkan sudah tidak bernyawa di lokasi yang hampir sama dengan tempat ditemukannya Zainal. Sehingga tim mengira Zainal merupakan orang yang dicari sebelumnya.

"Tim SAR menyisir tujuannya Rian, bukan Zainal, kemudian tim mendapatkan Zainal tergeletak juga dipinggir jalan sekitar pos 6 dan 5, sehingga temannya ini tidak melihat secara jelas, nanti setelah dikirimkan foto kepada keluarganya Rian, baru diketahui bahwa itu bukan Rian," ujarnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar