#Kriminal#Pembegalan#LampungSelatan

Korban Penembakan Begal Diduga Sempat Melawan

( kata)
Korban Penembakan Begal Diduga Sempat Melawan
Ilustrasi - Medcom.id.

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sugiyono (27) kakak tukang ayam yang menjadi korban pembegalan mengatakan adiknya ditembak begal karena diduga melakukan perlawanan untuk mempertahankan sepeda motor miliknya.

"Persis kejadianya saya tidak tahu pasti, enggk tahu dia (Hariyanto, red) ditembak begal mungkin karena melawan dan mempertahankan sepeda motornya," kata Sugiyono, Sabtu 26 Oktober 2019.

Sugiyono, berharap kasus begal yang menimpa adiknya bisa diungkap pihak kepolisian jajaran Polda Lampung.

"Pertama, kita utamakan peyembuhan buat adik saya ini yakni Hariyanto. Dan kami berharap petugas kepolisian bisa menangkap pelaku begalnya," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Hariyanto (24), warga Dusun Tanjungsari, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi korban penembakan oleh begal di wilayah Jembrana, Lampung Timur, Sabtu 26 Oktober 2019.

Akibatnya, korban mengalami luka tembak pada bagian perut sebelah kiri dan proyektilnya masih bersarang di tubuh korban.

Saat ini korban sedang mendapat perawatan dari tim medis di ruangan instalasi gawat darurat Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM).

Siti Nursyamsiah (22) istri korban  mengatakan, ia tidak tahu persis kejadiannya. Situ mengetahui suaminya menjadi korban begal setelah tiba di klinik bidan Novitrikia, Tanjungsari.

"Suami saya ini jualan ayam kampung. Setiap subuh dia berangkat cari ayam untuk di jual. Saya enggak tahu persis kejadiannya. Saya dikasih tahu bahwa suami saya sudah dibawa ke klinik dekat rumah," ujarnya.

Ahmad Amri



Berita Terkait



Komentar