#penipuan#beritalampura#pns

Korban Modus Pengangkatan PNS di Lampura Bertambah

( kata)
Korban Modus Pengangkatan PNS di Lampura Bertambah
Ilustrasi: Foto: Dok/Google Images

Kotabumi (Lampost.co): Jumlah korban penipuan untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) yang dilakukan oleh Seven Saputra (42) oknum PNS disalah satu istansi pemerintahan setempat yang ditangani Polres Lampung Utara, bertambah.

Sebelumnya Polres Lampung Utara mencatat dua orang yang menjadi korban penipuan yang dilakukan pelaku, yakni Putri Purnama dan Helmi Indayanti, yang mengakibatkan keduanya mengalami kerugian total mencapai Rp300 juta.

Kasat Reskrim Polres Lamlung Utara AKP Gigih Andri Putranto kepada Lampost.co, Senin, 20 Juli 2020, mengatakan korban penipuan untuk menjadi pegawai negeri (PNS) yang ditanganinya bertambah menjadi tiga orang. Korban ketiga adalah Yudah (22), warga Kecamatan Bungamayang, Lampung Utara.

"Atas perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian uang sebesar Rp250 juta," ujarnya.

Baca juga: Buronan Kasus Penipuan Janjikan Korban Jadi PNS Lampura Ditangkap

AKP Gigih menjelaskan modus yang dilakukan pelaku hampir sama terhadap kedua korban sebelumnya. Aksi pelaku dengan memperdaya menemui orang tua korban yang telah dikenalnya pada Oktober 2016. Pelaku menjanjikan dapat mengelurakan SK untuk menjadikan pegawai negeri (PNS) anak korban dengan meminta uang sebesar Rp250 juta.

"Namun dari batas waktu yang dijanjikan oleh pelaku, tak kunjung ada kejelasan hingga akhirnya 2018 lalu. Korban pun melaporkan perbuatan pelaku," kata dia.

Dari hasil pemeriksaan, uang ratusan juta dari semua korban telah habis digunakan untuk berfoya-foya dan berjudi online. Selain itu, pelaku juga mengakui bahwa dirinya telah diberhentikan sebagai PNS karena tidak pernah masuk kerja. Terakhir kali pelaku berdinas di Dinas Lingkungan Hidup Pemda Lampung Utara.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar