#KecelakaanMaut#KecelakaanTol#KecelakaanTolKm96

Korban Kecelakaan Tol KM 96 Baru Pulang Hajatan

( kata)
Korban Kecelakaan Tol KM 96 Baru Pulang Hajatan
Kecelakaan maut terjadi di TJJS ruas ruas Bakauheni - Terbanggibesar KM 96-400, Sabtu, 19 Oktober 2019 sekitar pukul 06.00. (Foto: Istimewa)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Terdapat empat korban meninggal dalam kecelakan maut di JTTS KM 96, Sabtu, 19 Oktober 2019. Diketahui, korban dalam perjalan pulang ke Bandar Lampung dari menghadiri hajatan keluarga di Kotabumi.

Hal tersebut disampaikan Rohani (48) guru anak korban meninggal di SD 5 Talang, Teluk betung Bandar Lampung. Ia mengatakan tadi pagi ia dihubungi pihak RS Mardi Waluyo. Pihak RS memberi tahu bahwa ada anak muridnya mengalami kecelakaan dan sedang dirawat.

Kemudian, setelah mendapat kabar itu, ia segera mencari alamat rumah prisilia, tetapi menurut tetangga ia sudah pindah, maka segera ia mendatangi rumah sakit.

Lanjut Rohani (48), Prisilia merupakan anak muridnya dan sekarang duduk di kelas 4. Kemarin, Prisilia masih masuk sekolah, dan bapak Prisilia, Hadi prayitno (40) seorang ASN di Pemprov Lampung.

"Menurut keterangan Prisilia (korban selamat), ia bersama keluarganya pergi ke Lampung Utara untuk menghadiri hajatan keluarganya di sana, setelah itu mereka akan pulang ke Bandar Lampung," jelas Rohani.

Kemudian ia menerangkan, di dalam mobil berjumlah enam orang. Antara lain kedua orang tua Prisilia, sang adik, dan saudaranya. Sedangkan yang selamat hanya Prisilia dan sang adik yang berusia dua tahun.

Hal itu dibenarkan oleh Dr Suwardiman dr jaga IGD, RS Mardi Waluyo. Ia mengatakan sekitar pukul 07:30 Wib, ada dua anak yang dibawa ke RS dalam kondisi berdarah. Ia bersama tim dokter lainya langsung melakukan tindakan,

"Prisilia Saronka (9) harus mendapat 8 jahitan di sekitar pelipis matanya akibat luka benturan akibat kecelakaan tersebut," jelas dr Suwardiman.

Prisilia Saronka (9) dan Vania (2) korban selamat kecelakaan Tol Sumatera KM 96 v- 400, mobil Sedan Honda City BE 1230 BKz kini berada di RS Mardi Waluyo Kota Metro untuk menjalani perawatan.

"Dr Hadi Suprapto, spesialis saraf juga sudah melakukan pemeriksaan, tinggal menunggu hasil rontgen dan USG untuk mengetahui kondisinya, Sedangkan adiknya vania( 2) hanya luka kecil, dan sudah dibersihkan," terang Dr Suwardiman.

Menurut Resti (38) yang membawa prisilia dan adiknya Vani ke RS Mardiwaluyo mengatakan ia baru saja berangkat dari Bandar Lampung menuju Metro, melalui ToL. Kemudian ia melihat ada dua anak dalam kondisi berdarah duduk di pinggir tol dan ada sebuah mobil sedan kecelakaan dan terbakar. Melihat kejadian itu ia langsung membawa dua anak tersebut untuk segera di bawa ke RS. Atas pertimbangan lebih dekat ke Metro, maka ia membawa ke RS yang ada di Metro untuk mendapat perawatan.

Menurut pantauan sudah banyak keluarga prisilia yang berdatangan ke Rs Mardiwaluyo, karena keluarga ibu prisilia tinggal di Metro.(CR1)

Umar Robani*

Berita Terkait

Komentar