#kebakaran#bansos

Korban Kebakaran di Pesawaran Terima Bantuan Bedah Rumah dan Sembako

( kata)
Korban Kebakaran di Pesawaran Terima Bantuan Bedah Rumah dan Sembako
Ketua TP-PKK Pesawaran Nanda Indira Dendi saat menyerahkan bantuan bedah rumah kepada keluarga Sutopo, Selasa, 8 Februari 2022. Lampost.co/Putra Pancasila Sakti


Pesawaran (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran menyerahkan bantuan bedah rumah kepada keluarga korban kebakaran di Desa Gayau, Kecamatan Padangcermin, Sutopo. Rumah Sutopo ludes terbakar pada awal Februari lalu. 

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi mengatakan, bantuan itu sebagai bentuk kepedulian pemerintah atas musibah kebakaran tersebut.

"Hari ini saya menyerahkan bantuan dalam bentuk bedah rumah yang bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) senilai Rp16 juta, kemudian kita juga memberikan paket bahan pokok, serta sejumlah dana untuk para warga yang telah melakukan gotong-royong membangun rumah Bapak Sutopo," ujarnya, Selasa 8 Februari 2022.

Baca: Dua Kios di Bandar Lampung Dibakar Orang tak Dikenal

 

Dia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga yang terkena musibah. TP PKK juga mengapresiasi warga sekitar yang telah bergotong-royong membangun kembali rumah yang luluh lantak usai dilahap api tersebut. 

"Bantuan bedah rumah ini dihimpun dari para dermawan dan wajib zakat yang ada di Pesawaran. Fungsinya memang diperuntukan bagi warga Pesawaran yang berhak menerima, misalnya korban bencana, salah satunya Bapak Sutopo ini," ujar dia.

Sementara itu, Camat Padangcermin, Darlis mengatakan, musibah kebakaran tersebut terjadi pada Selasa, 1 Febuari 2022 sekitar pukul 17:50 WIB. Rumah semi permanen milik Sutopo ludes terbakar saat keadaan rumah kosong.

"Pak Sutopo ini berprofesi sebagai tukang pembuat gula kelapa, jadi sekitar pukul 17.00 WIB saat kejadian kebakaran tersebut, beliau bersama dengan istrinya sedang pergi meninggalkan rumah," kata dia.

Dia menjelaskan, dugaan awal mula kebakaran berasal dari tungku masak milik korban yang masih menggunakan kayu bakar. Hal itu diperparah dengan kondisi rumah yang terbuat dari papan.

"Setelah adanya laporan dari warga, kami bersama dengan pemadam kebakaran langsung menuju ke lokasi melakukan pemadaman, namun, akibat besarnya api yang melahap rumah korban sudah habis terbakar," katanya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar