kdrtpenganiayaan

Korban KDRT Pertanyakan Kelanjutan Perkara di Kejari

( kata)
Korban KDRT Pertanyakan Kelanjutan Perkara di Kejari
Korban KDRT bersama kuasa hukumnya. Lampost.co/Febi Herumanika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Intan Putri Permata Sari (28) mempertanyakan kelanjutan laporannya terhadap suaminya berinisial ARY, pegawai negeri sipil (PNS) Kota Bandar Lampung. Sebab, sepatutnya saat ini berkas perkara itu dinilai telah berada di tangan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung.

Kuas Hukum pelapor, Debi Oktarian mengatakan perkara tersebut sudah masuk pemeriksaan tahap I oleh jaksa. Namun,  beberapa kali berkas perkara penganiayaan itu dikembalikan dengan alasan masih banyak kekurangan. " P19 saja sampai 2 kali. Berkas ini dibolak-balikkan Kejari," kata Debi, Jumat, 8 Januari 2021.

Dengan ketidakjelasan itu, lanjutnya, pihaknya pun akan melaporkannya ke Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Agung pada Senin mendatang. " Untuk memperjelas perkara ini, kami buat laporan ke instansi kejaksaan yang lebih tinggi. Mudah-mudahan Kejati dan Kejagung memproses dan mengambil alih persoalan ini, " katanya.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Bandar Lampung, Erik Yudistira, meminta perkara tersebut sebaiknya ditanyakan ke penyidik kepolisian. Sebab, dia pun belum mengetahui perkara itu telah masuk surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) atau tahap I.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar