tenggelampesisirbarat

Korban Hanyut di Way Tenumbang Belum Ditemukan

( kata)
Korban Hanyut di Way Tenumbang Belum Ditemukan
Lampost.co/Yon Fisoma


Krui (Lampost.co) -- Pencarian Selamet Hardi, warga Pekon Negeriratu Tenumbang Kecamatan Pesisir Selatan, Pesisir Barat yang hanyut pada Minggu sore, 25 Oktober 2020, terus dilakukan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat ,Syaifullah melalui petugas BPBD Antoni Amsir, Senin 26 Oktober 2020, menjelaskan tim yang terdiri dari petugas  BPBD kabupaten,  TNI/Polri dan masyarakat terus melakukan penyisiran mencari korban yang hanyut terseret arus ketika  menyeberang Way Tenumbang.

Korban saat itu hendak pulang ke rumah dari kebunnya bersama dua kerabat dan menyeberang sungai berarus deras. Hingga saat ini, korban belum ditemukan. Sementara dua orang kerabatnya berhasil menyelamatkan diri dari  derasnya arus  banjir Way Tenumbang. 

"Tugas kami dari kemarin  sampai Minggu dinihari sekitar Pukul 03.00 wib,melakukan pencarian korban, dan belum juga ditemukan. Kami kan aplusan, sekarang digantikan regu dari BPBD yang lain untuk terus melakukan pencarian," imbuhnya. 

Upaya pencarian, pihaknya juga sudah meminta bantuan dari tim SAR Kotaagung, Tanggamus. Sebab  mereka yang berpengalaman dan punya peralatan lengkap. "Memang ,Tim SAR Kotaagung wilayah tugasnya di seluruh wilayah provinsi Lampung,  jadi kita minta bantuan mereka untuk mencari korban.  Cukup banyak personel tim SAR dari Kotaagung yang datang dan saat ini sudah terjun ke lokasi," kata Antoni. 

Dalam pencarian yang dilakukan oleh tim BPBD, TNI/Polri, masyarakat dan para pihak terkait tersebut, kata Antoni, pihaknya awalnya menurunkan perahu karet di bawah jembatan Ganda Way Tenumbang yang berada di bagian hilir dari lokasi korban hanyut.

"Kami menyisir lokasi  menggunakan perahu karet terus kebagian Hulu hingga tempat korban menyeberang dan hanyut yaitu di wilayah Atar kelawi, Pekon setempat.  kami mencari dan menyelam di bagian bagian sungai yang dalam mencari keberadaan korban. Hingga dinihari tadi korban belum ditemukan. Juga sampai sekarang belum ada info telah ditemukan, Sebab sampai sekarang pencarian terus dilakukan," kata dia. 

Hujan deras yang terjadi di kabupaten itu betul kata dia menyebabkan beberapa lokasi pertanian dan pemukiman warga terendam air , banyak sungai yang banjir di sepanjang wilayah kabupaten itu.

Namun, hingga kini belum ada laporan yang pihaknya terima tentang terjadi kerusakan seperti rumah atau fasilitas umum lainnya yang roboh akibat banjir tersebut. Selain banjir, juga terjadi pohon tumbang.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar