#Banjir#Sukaraja#Pemkab

Korban Banjir Pekon Sukaraja Butuh Perhatian Pemkab

( kata)
Korban Banjir Pekon Sukaraja Butuh Perhatian Pemkab
Ernita (30) istri Sadi menggendong buah hatinya saat kembali ke rumah. Lampost.co/Abu Umarly

Kota Agung (Lampost.co) -- Seorang pria bertelanjang dada dengan sebilah papan hilir mudik di dalam rumahnya. Kedua tangannya terus bekerja menyeret tumpukan lumpur keluar rumah. Peluh bercampur air yang menggenangi kediamannya membasahi sekujur tubuh.

Wajahnya berkerut ketika melihat sisa lumpur yang masih memenuhi sejumlah ruangan. Sementara istri dan anaknya yang masih duduk di sekolah dasar membantu pekerjaannya di dapur.

 "Kita istirahat sebentar," ujar Sadi menghela nafas di teras rumah.

Sadi (36) adalah salah satu warga Sukaraja, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus yang terdampak banjir bandang pada Kamis, 9 Januari 2020 malam. Hujan deras yang menimpa wilayah ini telah membentuk air bah menyapu sejumlah desa di Semaka.

Desa Sukaraja, Pedukuhan Pasar Dalam tempat tinggalnya tidak luput dari terjangan bencana tersebut. Air yang menggenangi rumahnya mencapai pinggang, tak ayal sejumlah perabotan rumah tangga turut menjadi korban.

Bahkan, belasan rumah tetangganya yang dekat aliran sungai sempat direndam air hingga 1,5 meter. Hingga Jumat, 10 Januari 2020, belasan rumah ini masih digenangi air sepaha orang dewasa.

Sadi mengatakan, keluarga yang mendiami belasan rumah belum bisa memasak untuk makan. Sedangkan lokasi dapur umum untuk mendapatkan logistik makanan cukup jauh. Tidak mungkin rasanya saat ini bagi semua korban harus mendatangi dapur umum.

"Saya sudah mendata warga yang membutuhkan bantuan makanan dan lainnya menuju posko tanggap darurat. Kasihan mereka," ungkapnya.

Dirinya berharap agar Pemkab Tanggamus menambah dapur umum di lokasi yang mudah dijangkau bagi para korban. Sebab, dalam kondisi tertimpa bencana para korban sangat membutuhkan bantuan. "Semoga Pemda bisa membantu kesulitan kami yang membutuhkan," harapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun terkini oleh pihak Pemkab Tanggamus hingga pukul 17.45 wib, total 604 unit rumah mengalami kerusakan akibat bencana ini. Terdiri dari rusak berat 18 unit rumah, rusak sedang 187 rumah dan rusak ringan 399 rumah.

Dengan perincian Pekon Sukaraja 169 rumah mengalami rusak ringan, Pekon Kacapura 21 rusak ringan. Pekon Padawaras 42 rumah rusak ringan dan 22 rusak sedang. Pekon Sedayu 27 rumah rusak ringan, 3 rusak sedang dan 2 rusak berat. Pekon Bangunrejo 109 rusak ringan dan 58 rusak sedang. Pekon Way Kerap 31 rusak ringan, 104 rusak sedang dan 16 rumah rusak berat.

"Data ini masih bersifat sementara karena sewaktu-waktu masih bisa bertambah," ujar Kabid Darurat BPBD Tanggamus, Edi Nugroho.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar