#bpom

Kopi Mengandung Obat Kuat Bisa Sebabkan Kematian

( kata)
Kopi Mengandung Obat Kuat Bisa Sebabkan Kematian
Merek kopi diduga mendandung obat kuat dan parasetamol (Instagram @bpom_ri)


Jakarta (Lampost.co) -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan produk kopi kemasan yang mengandung zat kimia berbahaya seperti sildenafil dan parasetamol. Produk kopi berbahaya tersebut diketahui dijual secara online.

Temuan tersebut berdasarkan hasil operasi penindakan terhadap sarana ilegal yang memproduksi pangan dan obat tradisional mengandung bahan kimia obat (BKO) di Kota Bandung dan Kabupaten Bogor. 

Baca juga: BPOM Temukan 6 Merek Kopi Mengandung Paracetamol dan Obat Kuat

Setidaknya, ada enam merek kopi saset yang diduga mengandung bahan sildenafil dan parasetamol, antara lain Kopi Jantan, Kopi Cleng, Kopi Bapak, Spider, Urat Madu, dan Jakarta Bandung.

Sebagai informasi Sildenafil merupakan kandungan utama dari Viagra, merek obat kuat pria paling populer. Fungsinya mengatasi disfungsi ereksi atau impotensi pada pria. Dikutip dari laman Alodokter selain untuk impotensi, sildenafil juga digunakan untuk mengurangi tekanan di pembuluh darah arteri paru-paru.

Alih-alih untuk menambah stamina dan kejantanan, kandungan kimia seperti sildenafil yang terdapat dalam kopi ternyata memiliki bahaya dan dampak buruk bagi kesehatan.

Kepala BPOM Penny Lukito menjelaskan parasetamol dapat menimbulkan efek samping mual, alergi, tekanan darah rendah, kelainan darah. Jika digunakan secara terus-menerus, kopi tersebut dapat menimbulkan efek yang lebih fatal seperti kerusakan pada hati dan ginjal.

“Sedangkan sildenafil dapat menimbulkan efek samping mulai dari yang ringan seperti mual, diare, kemerahan pada kulit, hingga reaksi yang lebih serius seperti kejang, denyut jantung tidak teratur, pandangan kabur atau buta mendadak, bahkan dapat menimbulkan kematian,” ungkap Penny dalam keterangan resminya. 

Dari hasil operasi BPOM, secara rinci ditemukan produk jadi berupa 15 jenis (5.791 pcs) pangan olahan mengandung BKO dan 36 jenis (18.212 pcs) obat tradisional mengandung BKO. Kemudian, BPOM juga menemukan bahan produksi dan bahan baku.

Rinciannya, 32 kilogram bahan baku obat ilegal mengandung parasetamol dan sildenafil, serta 5 kilogram produk ruahan/bahan campuran setengah jadi.

 

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar