#lampung

Kopertip Nilai Sektor Publik Harus Miliki Pengendalian Manajemen 

( kata)
Kopertip Nilai Sektor Publik Harus Miliki Pengendalian Manajemen 
Kopertip Indonesia saat menggelar webinar tingkat nasional, Kamis 20 Januari 2022. (Foto: Istimewa)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Konsorsium Perguruan Tinggi Provider (Kopertip) Indonesia mengadakan webinar virtual serial kuliah umum nasional dengan topik “Sistem Pengendalian Manajemen Sektor Publik”, bekerja sama dengan Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Lampung dan Politeknik TEDC Bandung.

Kegiatan ini berlangsung secara nasional melalui aplikasi zoom meeting dan youtube Kopertip Indonesia dengan Narasumber Yudastio, dosen Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Lampung. 

Pada kesempatan itu, Yudastio menjelaskan setiap organisasi sektor publik dan swasta memerlukan sistem pengendalian manajemen untuk memberikan jaminan terlaksananya visi misi serta strategi organisasi secara efektif dan efisien. Dengan demikian, tujuan organisasi dapat dicapai.

Menurutnya, sistem pengendalian manajemen tersebut harus didukung dengan perangkat yang lain berupa struktur organisasi yang sesuai dengan tipe pengendalian manajemen yang digunakan, manajemen sumber daya manusia, dan lingkungan yang mendukung.

"Istilah sektor publik sendiri memiliki pengertian yang bermacam-macam. Dari sudut pandang ekonomi, sektor publik dapat dipahami sebagai suatu entitas yang aktivitasnya berhubungan dengan usaha untuk menghasilkan barang dan pelayanan publik dalam rangka memenuhi kebutuhan dan hak publik," ungkap Yudastio, Kamis, 20 Januari 2022. 

Dia melanjutkan dalam struktur organisasi masyarakat, terdapat fungsi pengendalian manajemen dan jaringan kelompok orang yang bekerja berdasarkan tujuan organisasi (responsibility centers). 

Oleh sebab itu, Yudastio mengatakan setiap organisasi sektor publik dan swasta harus menerapkan secara benar sistem pengendalian manajemen sektor publik dalam organisasisnya. Sebelum membuat rencana strategis organisasinya, dilakukan perumusan menggunakan analisis SWOT. Hal itu bertujuan agar rencana strategis kerja dapat dilakukan secara efektif dan efisien sesuai tujuan organisasi.

Di sisi lain, Ahiruddin, selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai menjelaskan, kegiatan ini adalah program rekognisi dosen yang bekerja sama dengan Kopertip Indonesia. Menurutnya, Kuliah umum nasional ini diikuti sekitar 62 peserta yang terdiri dari mahasiswa Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Lampung, mahasiswa Politeknik TEDC Bandung, dan mahasiswa STIMIK Bani Saleh Bekasi.  

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar