#narkoba#kriminal#beritapringsewu

Konsumsi Sabu, Tiga Warga Pringsewu Ditangkap Polisi

( kata)
Konsumsi Sabu, Tiga Warga Pringsewu Ditangkap Polisi
Petugas memeriksa para penyalahguna narkoba di Polres Pringsewu. Lampost.co/Widodo

Pringsewu (Lampost.co): Tiga orang yang diduga menyalahgunakan obat terlarang jenis sabu diamankan jajaran Sat Narkoba Polres Pringsewu, Rabu, 20 Mei 2020.

Ketiga pelaku yang diamankan yakni CP alias Ican (29) pekerjaan perawat alamat Kelurahan Pringsewu Utara. Kemudian YP (36) pekerjaan dagang, dan TS (25), keduanya dari Pekon Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu.

Kasat Narkoba Iptu Dedi Wahyudi mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri mengatakan penangkapan ketiga dilakukan pada tiga lokasi berbeda. 

Dia menjelaskan penangkapan ketiga pelaku merupakan tindak lanjut atas adanya laporan warga, bahwa di rumah pelaku CP alias Ican sering dipergunakan untuk pesta sabu.

"Atas informasi tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan dan kemudian melakukan penangkapan," ungkapnya.

Iptu Dedi mengatakan penangkapan di lakukan mulai dari pelaku CP als Ican dirumahnya pada pukul 21.00 WIB. Dari penangkapan CP alias Ican, turut diamankan tiga buah plastik klip berisi sabu beserta alat hisapnya.

Setelah dilakukan pengembangan dari CP alias Ican, polisi akirnya mengamankan YP dan TS di rumah masing-masing di Pekon Waringinsari Barat. "Dari penangkapan kedua pelaku tersebut dapat kami amankan barang bukti berupa alat hisab sabu dan plastik klip bekas pakai," ungkapnya.

Iptu Dedi menjelaskan dari hasil pemeriksaan selama dua hari sejak penangkapan, diakui pelaku barang haram didapat dari seorang warga Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah dengan inisial F (DPO) seharga Rp500 ribu.

"Dari pengakuannya ketiga pelaku sudah dua kali membeli yaitu pada tanggal 29 April 2020 dan pada tanggal 13 Mei 2020. Pembelian yang pertama dilakukan oleh CP alias Ican dengan menggunakan uang TS. Sedangkan pembelian kedua dilakukan oleh CP alias Ican dengan menggunakan uang milik YP. Setelah dibeli sabu oleh mereka dikonsumsi bersama-sama dirumah pelaku TS," ungkapnya. 

Kasat Narkoba menyatakan dari hasil pengakuan YP, ternyata sudah terbiasa mengkonsumsi sabu sejak tahun 2014. Sedangkan pelaku CP alias Ican sudah sejak tahun 2018 dan untuk pelaku TS mengaku baru mengkonsumsi sabu sejak awal tahun 2020.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar