#Desa#Pembangunan-Desa

Konsultan Nyatakan Proyek Jalan Over Volume

( kata)
Konsultan Nyatakan Proyek Jalan Over Volume
Para pekerja saat menggelar ready mix pada proyek pembangunan jalan rabat beton di ruas Jalan Desa Baktirasa-Kedaung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, Jum

KALIANDA (Lampost.co) -- Konsultan nyatakan proyek peningkatan ruas jalan Desa Baktirasa-Desa Kedaung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan dengan konstruksi beton di ruas jalan itu melebihi volume seharusnya.

Konsultan proyek peningkatan ruas jalan Desa Baktirasa-Desa Kedaung, Heriyanto mengungkapkan hal itu saat ditemui di lokasi pembangunan proyek tersebut, Jumat, 13 Desember 2019. Dia mengatakan proyek pembangunan jalan rabat beton dari anggaran APBD Lamsel itu sudah sesuai bestek.

"Enggak ada yang dikurangi volume pada proyek peningkatan jalan Desa Baktirasa-Kedaung. Bahkan, pihak rekanan telah melebihi volumenya. Saya tau persis dengan proyek itu. Saya bersama pengawas PU sudah berkoordinasi dengan pihak rekanan," kata dia.

Dia menjelaskan berdasarkan rancangan anggaran belanja (RAB) proyek jalan rabat beton itu dikerjakan sepanjang 625 meter. Namun, lantaran ada kondisi badan jalan yang mengecil sehingga panjang yang dikerjakan ditambah hingga menyeluruh.

"Jadi, kondisi badan jalan berbeda dengan perencanaan awal. Pada badan jalan itu ada yang memiliki panjang 527 meter dan lebar 3 meter. Kemudian, ada pula yang menyempit sepanjang 281 meter hanya lebar 2,6 meter. Tadinya 625 meter, pihak rekanan harus mengerjakan sepanjang 808 meter," kata dia.

Hal senada diungkapkan, pengawas dari Dinas PUPR Kecamatan Sragi, Sukatmanto. Dia juga membenarkan adanya penambahan volume pada proyek yang dikerjakan CV Dri Arires Perkasa. Ia menyebutkan proyek senilai Rp526,8 juta itu alami over volume dari semestinya.

"Ruas jalan itu kan dari perempatan Dusun Pamong hingga ke areal persawahan. Nah, aslinya proyek itu tidak sampai dengan perempatan jalan. Kalau dikerjakan aslinya, proyek itu tidak menyambung. Untuk itu, tidak ada pengurangan volume itu. Justru ini over volume," kata dia.

Sementara itu, Joni, salah satu warga yang tidak jauh dari proyek itu mengatakan dirinya bersama masyarakat lainnya sangat bersyukur jalan Baktirasa-Kedaung dibangun. Sebab, sekitar 40 tahun ruas jalan itu tidak pernah tersentuh perbaikan.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur jalan menuju areal persawahan itu diperbaiki. Selama ini akses angkut bumi sangat terhambat karena jalan masih onderlaag," kata dia.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar