#palestina

Konflik Arab-Hamas Jadi Kendala Kemerdekaan Palestina

( kata)
Konflik Arab-Hamas Jadi Kendala Kemerdekaan Palestina
Webinar Internasional: Ways Toward World Peace yang diselenggarakan Unila, Senin, 24 Mei 2021. lampost.co/Umar


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Hingga saat ini dukungan negara-negara Arab terhadap Palestina masih lemah. Hal itu diakibatkan status Hamas dianggap sebagai organisasi teroris.

Pakar Masalah Timur Tengah Zuhairi Misrawi mengatakan label Hamas sebagai organisasi teroris menguntungkan Israel dalam melakukan penjajahan. Hal itu terbukti dari sikap Presiden Amerika Joe Biden yang memberikan kewajaran serangan Israel.

Dukungan dari Amerika dan beberapa negara eropa menjadi aliansi strategis bagi Israel. Hal itu semakin memperkuat status Israel untuk menyerang Palestina.

"Serangan Israel itu menegaskan gerakan perlawanan Palestina sebagai teroris terhadap Israel untuk menutupi wajah terorismenya sendiri," tegasnya, Senin, 24 Mei 2021 dalam Webinar Internasional: Ways Toward World Peace yang diselenggarakan Unila.

Selain itu, serangan-serangan kepada Palestina juga tidak terlepas dari kepentingan politik internal di Israel. Seperti dalam Pemilu Israel terakhir, serangan terhadap Palestina bertujuan untuk meraih suara.

Penjajahan itu juga sebagai bentuk pemenjaraan dan pengepungan rakyat Palestina. Saat ini palestina hanya memliki satu akses masuk yakni Jalur Gaza.

"Hal itu memberikan dampak ke berbagai sektor dan bentuk pemiskinan warga Palestina," ujarnya.

Diskusi Internasional tersebut digelar untuk memberi dukungan terhadap Palestina. Selain Zuhairi Misrawi, Unila juga menghadirkan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Akademisi Universitas Malaysia Utara, dan Jurnalis Senior Trias Kuncahyono.

Winarko







Berita Terkait



Komentar