#Dongeng#Komunitas#Dakocan

Komunitas Dakocan Hibur Anak Korban Penggusuran dengan Dongeng 

( kata)
Komunitas Dakocan Hibur Anak Korban Penggusuran dengan Dongeng 
Komunitas Dakocan hibur warga korban penggusan Pasar Griya Sukarame. (Foto : Dok Dakocan)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komunitas Dakocan Bandar Lampung menghibur anak-anak korban penggusuran eks Pasar Griya Sukarame. Acara dongeng itu berlangsung di kantor LBH Bandar Lampung, Minggu (29/7/2018). Sekitar 20 anak didampingi orang tua mengikuti kegiatan itu. Dengan aacara itu kini anak anak terhibur dan nampak lebih ceria. 

Adapun dua orang dari komunitas Dakocan Bandar Lampung adalah Iin Mutmainah dan Ivan Bonang. Meski baru pulang acara mendongeng di Papua, tidak menyurutkan semangat untuk mengibur anak-anak. Bahkan mereka mengaku senang bisa berpartisipasi menghibur anak-anak eks Pasar Griya Sukarame.

“Kami baru pulang Jumat lalu kemarin mendongeng bagi anak-anak di Papua. Tapi kami tetap ingin mwnghibur anak-anak eks pasar Griya Sukarame," kata Ivan Bonang yang merupakan Direktur Komunitas Dakocan Bandar Lampung.

Selain mendongeng dilangsungkan juga kegiatan menggambar. Nampaknya penggusuran tempat tinggalnya masih teringat jelas di benak anak-anak. Paslanya seorang anak bernama Panji menggambar rumah dan dua excavator. Siswa kelas III SD ini juga menambahkan keterangan gambar itu 'Penggusuran Kampung Pasae Griya'. 

Ivan Bonang pun membiarkan Panji menuangkan apa yang ada dibenaknya ke dalam gambar. "Itu salah satu cara menghilangkan trauma dia terhadap apa yang dia lihat dan rasakan,” kata Ivan.
 

Deni Zulniadi







Berita Terkait



Komentar