#pilkada#pandemicovid-19#kampanyedaring

Komunikasi Politik lewat Daring Bisa Menarik Simpati

( kata)
Komunikasi Politik lewat Daring Bisa Menarik Simpati
Ilustrasi.Dok. Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 yang digelar di tengah pagebluk Covid-19 saat ini sudah memasuki tahapan kampanye. Namun, masih banyak peserta pilkada yang melakukan kampanye secara langsung.

Pengamat Komunikasi Dr Andi Cory menyayangkan hal itu. Padahal, menurut dia, kampanye yang dilakukan melalui media dalam jaring (daring) lebih bisa menarik simpatik.

Ia menjelaskan saat ini masyarakat cenderung menggunakan media sosial dalam kesehariannya. Selain itu, fasilitas yang diperlukan pun saat ini sudah memadai untuk melakukan komunikasi daring.

"Pola kampanye daring ini memang hal baru. Namun, harus dimulai terlebih dalam situasi yang harus mengutamakan kesehatan dan keamanan masyarakat," kata dia, Selasa, 29 September 2020.

Ia menjelaskan dalam situasi ini, pasangan calon peserta pilkada harusnya memberikan contoh baik kepada masyarakat. Hal itu bisa dilakukan dengan tidak mengumpulkan banyak orang saat berkampanye.

Sehingga, katanya, kampanye yang dilakukan juga sekaligus bisa memberikan edukasi. Dengan begitu, juga turut menumbuhkan kesadaran masyarakat yang terbiasa berkumpul.

"Sebenarnya mereka (peserta pilkada) sudah memiliki pemikiran yang luas, harusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat," ujar Kepala Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Unila itu.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar