pencurianmaling

Komponen Ekskavator Bantuan KKP di Sukaraja Raib

( kata)
Komponen Ekskavator Bantuan KKP di Sukaraja Raib
Sejumlah aparat kepolisian sektor Palas, Lampung Selatan, saat olah tempat kejadian perkara pencurian komponen ekskavator milik Kelompok Koperasi Mina Palas Sejahtera Desa Sukaraja, Sabtu 23 Januari 2021. Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Sejumlah komponen alat berat ekskavator milik Kelompok Koperasi Mina Palas Sejahtera di Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, digondol maling, Sabtu dini hari, 23 Januari 2021. Akibatnya, alat berat bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu tidak bisa berfungsi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, komponen utama pada ekskavator yang baru saja diterima pada Juli 2020 lalu itu raib di Kolam Pemancingan Ikan milik Sopian Hadi yang merupakan suami dari Kepala Desa Sukaraja.

Adapun alat komponen ekskavator yang raib tersebut berupa panel monitor dan kontroler elektrik. Raibnya kedua komponen itu mengakibatkan ekskavator dari KKP itu tidak bisa berfungsi, dan tidak dapat digerakkan.

Ketua Kelompok Koperasi Mina Palas Sejahtera, Sukiman mengatakan pihaknya baru mengetahui kedua komponen ekskavator itu digondol maling ketika Operator Ekskavator hendak memanaskan mesin ekskavator. Kondisi pintu ekskavator terbuka dan kedua sudah tidak bisa digerakkan.

"Sudah 20 hari ekskavator itu kerja menggali kolam milik Pak Sopian Hadi yang merupakan anggota kelompok kami juga. Sudah beberapa hari ekskavator itu tidak kerja karena belum ada lokasi," kata dia.

Sukiman mengatakan peristiwa tersebut telah dilaporkannya kepada pihak kepolisian sektor Palas dan Dinas Kelautan dan Perikanan Lamsel. Sedangkan, pihaknya belum bisa memastikan kerugian atas peristiwa tersebut. "Polisi sudah turun olah tempat kejadian perkara. Tapi, kami belum tau kerugiannya berapa," kata dia.

Sukiman juga menyayangkan terhadap anggotanya, Sopian Hadi yang dinilai tidak memiliki rasa tanggungjawab atas peristiwa tersebut. Padahal, alat berat itu berada di lahan miliknya dan sudah dipercayakan untuk menjaga ekskavator itu.

"Pak Sopian Hadi juga tidak ada rasa memiliki dan tanggungjawab atas kehilangan komponen ekskavator tersebut. Pak Sopian Hadi juga kan salah satu anggota dan kebetulan di kolam ikan miliknya," kata dia.

Sementara itu, Kapolsek Palas Iptu M. Sariakip saat dihubungi melalui sambungan telepon tidak merespon. Ketika dihubungi Kanit Reskrim Polsek Palas Aiptu Hadi Effendi mengatakan pihaknya telah mendapatkan laporan dan olah TKP. "Kami masih nunggu laporan resmi dari korban berikut nama-nama komponen yang hilang. Kerugiannya juga belum diketahui. Tapi, kami sudah olah TKP untuk penyelidikan," kata dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar