#beritalampung#beritalampungterkini#pencurian#kriminal#kriminalitas

Komplotan Spesialis Pencuri AC Lintas Daerah Sudah Beraksi 33 Kali

( kata)
Komplotan Spesialis Pencuri AC Lintas Daerah Sudah Beraksi 33 Kali
Barang bukti AC yang disita petugas dari komplotan pencurian lintas daerah, Senin, 24 Oktober 2022. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Jajaran Polsek Kedaton meringkus komplotan spesialis pencurian AC dan seorang penadah. Pelaku sudah 33 kali beraksi di berbagai wilayah, seperti di Bandar Lampung, Lampung Selatan, dan Pesawaran.

Kempat pelaku pencurian, yakni HM (40) , DS, RS (25), PD (27), dan penadah SS (33). Mereka diringkus di lokasi berbeda pada Sabtu, 22 Oktober 2022.

Baca juga: Komplotan Pencuri Gondol 10 Kambing Warga Tulangbawang Pakai Mobil 

Kapolsek Kedaton, Kompol Atang Samsuri mengatakan penangkapan pelaku di-backup tekab 308 Satreskrim Polresta Bandar Lampung. Awalnya pelaku yang diamankan HM (40), warga Dusun Teladas, Tulangbawang, yang tertangkap tangan mencuri outdoor AC pada Jumat, 21 Oktober 2022, sekitar pukul 04.00 WIB di Ruko Indomaret, Jalan Pahlawan, Kedaton Bandar Lampung.

"Pada saat diinterogasi, HM mengaku beraksi bersama DS dan sekarang melarikan diri ke Lampung Tengah," katanya, Senin, 24 Oktober 2022.

Kemudian tim gabungan langsung mengejar pelaku sampai ke rumah DS di Tulangbawang. Petugas mengamankan DS bersama barang bukti satu unit outdoor AC.

"Kemudian dilakukan pengembangan dan mengamankan dua pelaku lainnya, yaitu RS dan PD pada Sabtu, 22 Okt 2022, sekitar pukul 07.00 WIB serta seorang lagi berinisial SS (33) yang merupakan penadah barang curian tersebut pada hari itu juga sekira pukul 15.00 WIB," ujarnya.

"Mereka kini diamankan di Polsek Kedaton dan dari mereka turut diamankan barang bukti berupa dua unit outdoor AC, satu karung besar, dan tiga unit sepeda motor," ujarnya.

Berdasarkan keterangan para pelaku sudah melakukan pencurian di 33 lokasi mulai dari Bandar Lampung, Pesawaran dan Lampung Selatan. "Akibat tindakan pencurian ini para pelaku akan dikenakan Pasal 363 KUHpidana dengan ancaman penjara 7 tahun," katanya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar