Kasuspencurianlampung

Komplotan Pencuri di Tol Ditangkap, Seorang Polisi Diduga Terlibat

( kata)
Komplotan Pencuri di Tol Ditangkap, Seorang Polisi Diduga Terlibat
Ilustrasi. Foto: Google Images


Bandar Lampung (Lampost.co): Subdit Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Lampung bersama dengan Satreskrim Polres Lampung Selatan menangkap 4 pelaku pencurian dengan sasaran korbannya para sopir di sekitar Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). 

Empat pelaku berinisial, DS (32), S (25), R (33), dan K (30). DS merupakan oknum polisi berpangkat brigadir yang berdinas di Polres Lampung Selatan. Keempatnya ditangkap di KM 55 Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan para pelaku ditangkap atas laporan nomor Lp/B-315/V/2020/Res Lamsel, tertanggal 8 Mei 2020, yang dilaporkan seorang korban berinisial DS (27), warga Ilir Barat, Palembang, Sumatera Selatan.

Kejadian bermula pada saat korban tidur di jok mobil truk yang sedang diparkirkan. Ketika terbangun korban melihat ponsel dan kartu e-tol miliknya sudah hilang. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian ditaksir Rp950.000. Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lampung Selatan.

"Tim PJR Ditlantas Polda Lampung berhasil mengamankan R4 jenis Avanza B-2003-TFI warna silver, kemudina dilakukan pememeriksaan terhadap kendaraan tersebut dan ditemukannya 2 senjata tajam dan sebuah ponsel merek Sony Xperia X Performen warna silver. Lalu dilaksanakan interograsi dan diarahkan ke Sat Reskrim Polres Lampung Selatan. Empat pelaku kita tangkap," ujarnya, Jumat, 15 Mei 2020.

Dari pemeriksaan, kata Kombespol Pandra, para pelaku sering beraksi di JTTS dan sudha menggasak sekitar 15 unit ponsel. Ponsel hasil jarahan dari para sopir truk, diberikan oleh DS oknum berpangkat brigadir untuk dijual. Hasil penjualan diberikan ke pelaku lainnya.

"Yang disasar sopir yang istrirahat disisi jalan di luar pintu tol. Awalnya ada beberapa laporan dan sering ada ciri-ciri (mobil pelaku) sering melintas di tol Kotabaru," katanya.

Sementara, Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo mengatakan oknum Brigadir DS masih berstatus saksi terperiksa. "Sementara masih kita kembangkan, apakah ada keterlibatan 480 (penadahan) terkait oknum tersebut, karena dari pemeriksaan sementara, baru 1 ponsel yang ada padanya (oknum polisi). Jadi masih kita dalami," katanya.

Terkait sanski, AKBP Edi pihaknya mengatakan Brigadir DS masih menjalani pemeriksaan di Seksi Propam Polres Lampung Selatan dan Bidpropam Polda Lampung.

"Kita sudah periksa juga, cuma masih menunggu dulu terkait keterlibatan pidananya. Terkait proses pidana, maupun dugaan pelanggaran kode etik sedang dalam proses," katanya.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar