#beritalampung#beritalamtim#kriminal

Komplotan Pencuri 170 Karung Gabah di Gudang Purbolinggo Lamtim Dibekuk

( kata)
Komplotan Pencuri 170 Karung Gabah di Gudang Purbolinggo Lamtim Dibekuk
Mobil truk yang digunakan ketiga pelaku pencurian gabah di Desa Tanjunginten, Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur, Jumat, 9 Desember 2022. Lampost.co/Arman Suhada


Sukadana (Lampost.co): Anggota Tekab 308 presisi Polres Lampung Timur bersama Polsek Purbolinggo dan Polsek Way Bungur berhasil mengamankan tiga pelaku pencurian gabah di Lampung Timur.

Tiga pelaku yang diamankan yakni KR (26), AP(26), dan RH (30). Ketiganya merupakan warga Desa Tegalombo, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur. 

Ketiga pelaku melakukan pencurian gabah sebanyak dua kali di gudang pabrik padi milik korban, Nyaman (53) warga Desa Tanjunginten, Kecamtan Purbolinggo, Lampung Timur yang berada di setempat.

"Ketiga pelaku melakukan pencurian gabah tersebut sudah dua kali di tempat yang sama," ujar Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution didampingi Kapolsek Purbolinggo Iptu Emi Suhaimi, Jumat, 9 Desember 2022.

Baca juga:  Viral! Mobil Dinas Terparkir di Tempat Hiburan Malam di Lampung

Pencurian pertama dilakukan pada Minggu, 29 Mei 2022. Salah satu pelaku yang merupakan pekerja di gudang tersebut awalnya pada saat menutup pintu belakang sebelah kanan gudang, gembok sengaja tidak dikaitkan dengan benar.

"Kemudian malam harinya bersama kedua rekannya masuk melalui pintu tersebut dan mengambil tumpukan karung yang berisi gabah sebanyak 100 karung dengan masing-masing berat 50 kg. Kemudian diangkut menuju mobil yang telah disiapkan di belakang gudang," ujarnya.

Kemudian pencurian kedua dilakukan pada Selasa, 7 Juni 2022. Pelaku kembali melakukan aksi yang sama ditempat yang sama dengan cara memanjat dinding belakang gudang kemudian merusak dinding bagian atas gudang yang terbuat dari spandek. 

"Setelah itu pelaku membuka gembok pintu dengan memukul gembok menggunakan palu yang kemudian mengambil gabah sebanyak 70 karung dengan masing-masing berat 50 kg dan membawanya menggunakan mobil," kata Zaky.

Dari kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp80 juta dan membuat laporan kepolisian ke Polsek Purbolinggo.

"Setelah dilakukan penyelidikan dan mendapatkan identitas pelaku, polisi akhirnya dapat mengamankan ketiga pelaku di rumah masing-masing pada Kamis, 8 Desember 2022 tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Polsek Purbolinggo bersama barang bukti 1 buah gembok dalam keadaan rusak dan 1 unit mobil truk yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya," pungkasnya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar