#pencabulan#asusila

Komnas PA Dorong Guru Ngaji Cabul Dikebiri

( kata)
Komnas PA Dorong Guru Ngaji Cabul Dikebiri
Pencabulan anak di bawah umur. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Kota Bandar Lampung mendorong guru ngaji inisial AF yang mencabuli santrinya diberi hukuman maksimal. 

Ketua Komnas PA Bandar Lampung, Ahmad Apriliadi Passa, mengatakan perbuatan AF merusak masa depan anak dan trauma para korban. Untuk itu hukuman kebiri pantas di berikan kepada pelakunya.

"Pantas untuk dihukum kebiri, karena korbannya banyak. Hukuman tambahan itu seusai PP Nomor 70 tahun 2020 tentang kebiri mesti dijalankan," kata Ahmad, Minggu, 17 Oktober 2021.

Menurut dia, pemulihan trauma pada korban perlu diutamakan, karena akan selalu membekas hingga dewasa.

"Sebaiknya dari sisi pemulihan anak bisa didampingi supaya tidak trauma. Kebetulan dinas PPA Bandar Lampung mitra kami ada psikolog yang siap membantu," katanya.

Ia mengimbau para orang tua terus waspada kepada lingkungan anak dalam menuntut ilmu dan tanamkan cara berkomunikasi yang baik terhadap orang tua.

"Pemahaman agama penting, tetapi kewaspadaan juga perlu. Selalu diawasi jangan terlalu percaya kepada orang lain," katanya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak delapan anak menjadi korban pencabulan yang dilakukan guru ngaji inisial AF di Kelurahan Bukit Kemiling Permai, Kemiling, Bandar Lampung. Atas hal tersebut lima korban melaporkannya ke Polsek Kemiling. 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar