#bandarlampung

Komnas PA Bandar Lampung Edukasi Anak soal Pencegahan Kejahatan Seksual di SDN 1 Jagabaya 3

( kata)
Komnas PA Bandar Lampung Edukasi Anak soal Pencegahan Kejahatan Seksual di SDN 1 Jagabaya 3
Guru dan anak-anak SDN 1 Jagabaya 3 berfoto bersama saat kedatangan Komnas PA Bandar Lampung, Sabtu, 23 Juli 2022. (Lampost.co/Yudi Wijaya)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Anak adalah anugerah, amanah, dan karunia Tuhan yang diberikan kepada orang tua. Anak adalah masa depan bangsa. 

Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Bandar Lampung, Ahmad Apriliandi Passa, beserta jajaran Komnas PA Bandar Lampung mengampanyekan pencegahan kejahatan seksual terhadap anak dan juga membagikan susu kotak kepada para siswa SDN 1 Jagabaya 3. Ahmad Apriliandi Passa atau yang sering dipanggil Bang Apri itu menjelaskan ada sepuluh hak yang harus diberikan untuk anak -anak berdasarkan konvensi hak anak PBB tahun 1989 antara lain hak untuk bermain, hak mendapatkan pendidikan, hak mendapatkan perlindungan, dan hal mendapatkan identitas.

“Anak juga mempunyai hak untuk mendapatkan status kebangsaan, makanan, akses kesehatan, rekreasi atau hiburan, hak mendapatkan kesamaan dan hak untuk memiliki peran dalam pembangunan atau mengejar cita-cita,” kata Bang Apri pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022 di SDN 1 Jagabaya 3, Bandar Lampung, Sabtu, 23 Juli 2022. 

Baca juga: Komnas Perlindungan Anak Siap Sosialisasi PP Kebiri

Apri juga berterima kasih kepada pihak sekolah, khususnya untuk Kepala SDN 1 Jagabaya 3, Hermeyna, yang memfasilitasi terselenggaranya acara sosialisasi tersebut. Dia juga berharap ke depannya bisa terus bersinergi. Selain menjelaskan hak-hak anak, Apri dan para anggota Komnas PA Bandar Lampung ini juga mengampanyekan dan mengedukasi dengan sebuah lagu tentang “sentuhan boleh dan sentuhan tidak boleh” kepada para siswa dan guru.

“Untuk menjaga anak-anak dari kejahatan seksual kami mengajarkannya melalui lagu dengan bahasa yang ringan. Seperti lagu yang mudah dilafalkan dan nadanya mudah diingat adalah lagu yang berjudul Ku Jaga Diriku atau lebih dikenal dengan Sentuhan Boleh Sentuhan Tidak Boleh,” ujar Aini Putri selaku Bendahara Komnas PA Bandar Lampung.

Menurutnya, sambil menyanyikan lirik lagu, pihaknya sekaligus memberikan pengetahuan terhadap anak-anak bagian tubuh mana saja, yang tidak boleh disentuh orang lain.

"Lirik lagu yang berjudul mengenal sentuhan, sepertinya cocok untuk diperkenalkan kepada anak-anak, agar anak-anak mengetahui bagian tubuh mana saja, yang tidak disentuh orang lain dan terhindar dari pelecehan seksual,” jelasnya.

Para siswa dan guru mengikuti sosialisasi dengan cara akif berinteraksi dan tak sedikit menjawab pertanyaan yang dilontarkan dari pihak Komnas PA Bandar Lampung.

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar