ingatpesanibupakaimaskercucitanganjagajarak

Komisi XI: Penerapan 3M Bukan untuk Pemerintah tapi bagi Kita

( kata)
Komisi XI: Penerapan 3M Bukan untuk Pemerintah tapi bagi Kita
Ilustrasi Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Anggota Komisi XI DPR Saleh Partaonan Daulay mengimbau warga Indonesia untuk tidak jenuh menerapkan protokol kesehatan. Disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan atau 3M adalah "senjata perang" sederhana memerangi virus korona (Covid-19).

"Saya mengimbau supaya seluruh masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan yang dikeluarkan secara resmi oleh pemerintah," kata Saleh kepada Medcom.id, Jakarta, Senin, 12 Oktober 2020. 

Konsisten menerapkan 3M, kata anggota komisi kesehatan itu, bukan untuk kepentingan pemerintah. Menurut dia, sikap disiplin masyarakat dapat membantu pemerintah melawan penyebaran Covid-19 di Tanah Air.

"Kenapa karena peruntukannya bukan untuk pemerintah tapi untuk kita semua, kita tidak bisa memerangi virus ini dengan indiviual atau kelompok, ini harus bergotong royong, semua harus terlibat, harus ada partisipasi memarangi virus ini," ujarnya.

Di sisi lain, politikus PAN itu meminta pemerintah tidak hanya memberikan imbauan agar masyarakat menerapkan 3M. Pemerintah juga harus memfasilitasi segala kebutuhan warganya untuk menjalankan protokol kesehatan.

Berita terkait: IDI: 3M Paling Efektif Melawan Covid-19

Fasilitas yang dimaksud Saleh antara lain menyediakan anggaran untuk tes usap atau swab test bagi warga. Kemudian, pemerintah juga harus memastikan ketersediaan masker untuk masyarakat. "Kalau maskernya enggak tersedia, bagaimana bisa memakai masker," katanya. 

Saleh juga meminta pemerintah menyiapkan sanksi yang lebih tegas bagi pelanggar protokol kesehatan. Sebab, sanksi yang berjalan sejauh ini tidak cukup memberi efek jera para pelanggar.

"Jadi gerakan 3M penting, tapi dari semua itu harus ada ketegasan dari pemerintah, harus ada aturan yang tegas, jadi kalau ada yang melanggar perlu diberikan sanksi, masalahnya yang sekarang sanksinya belum maksimal," ujarnya. 

Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangan dan #cucitanganpakaisabun.

Medcom







Berita Terkait



Komentar