#lampung#bandarlampung#alatberat

Komisi V Lampung Terus Pantau Operasional Alat Berat

( kata)
Komisi V Lampung Terus Pantau Operasional Alat Berat
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Yanuar Irawan. Lampost.co/Asrul Septian Malik

Bandar Lampung (Lampost.co) – Pemindahan jam kerja operasional alat berat PT Dua-Dua Fiqih yang mengerjakan pembangunan rumah subsidi di atas Yayasan Pendidikan Bina Mulya usai proses belajar mengajar di sekolah tersebut, belum tercapai. Ketua Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan pun mengaku belum bisa mengambil kesimpulan terkait wacana perubahan jam operasional tersebut.

Sebab, pihaknya belum melihat dan mendengar langsung gangguan alat berat atau debu yang mengganggu jam belajar. "Kami kemarin belum bisa lihat langsung, kebetulan kan alat berat enggak operasi. Saya sudah koordinasi dengan yayasan, kalau berbunyi dan menganggu kami bakal panggil lagi. Yang terpenting jangan sampai pendidikan terganggu," ujarnya, Rabu, 13 November 2019.

Pihaknya juga nanti akan berkoordinasi dengan dinas terkait, baik Tenaga Kerja maupun Lingkungan Hidup jika operasional alat berat itu benar-benar mengganggu siswa. "Pokoknya kami pantau, " katanya.

Jika bermasalah, pihaknya tentu akan meng-crosscek dan mengkaji izin operasional alat berat dan izin pembangunan. "Dengan kondisi dekat permukiman, kemudian sekolah, bunyi, apa enggak dianalisis dampak lingkungannya. Ini nanti kalau bermasalah bakal kami kaji," katanya.

Muharram Candra Lugina

Berita Terkait

Komentar