#infrastruktur#jembatan

Komisi III DPRD Lamtim Sebut 2 Jembatan yang Ambrol Dibangun Asal Jadi

( kata)
Komisi III DPRD Lamtim Sebut 2 Jembatan yang Ambrol Dibangun Asal Jadi
Komisi III DPRD Lamtim saat meninjau bangunan jembatan di Desa Rejokaton, Kecamatan Raman Utara, Senin, 13 Januari 2020. Dok. Komisi III DPRD Lamtim

Sukadana (Lampost.co) -- Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Timur menyatakan dua jembatan ambrol yang menggunakan dana APBD 2019 dikerjakan asal jadi. Untuk itu, Dinas PUPR untuk memperbaiki kerusakan jembatan tersebut.   

Statemen dikeluarkan setelah Komisi III DPRD Lamtim meninjau dua jembatan yang dikeluhkan masyarakat sudah ambrol. Kedua jembatan yang dikeluhkan masyarakat tersebut berada di Desa Kedaton II, Kecamatan Batangharinuban, dan Desa Rejokaton, Kecamatan Raman Utara.

Peninjauan yang dilakukan Senin, 13 Januari 2020 dipimpin Ketua Komisi III Sudibyo dan Wakil Ketua Komisi Ariyan Putra Marga bersama sejumlah anggota lainnya. Ariyan Putra Marga menjelaskan peninjauan dilakukan karena adanya laporan yang diterima dari masyarakat. Laporan itu disebutkan ada dua jembatan yang dibangun dengan dana APBD 2019 telah ambrol.

Dari hasil peninjauan yang dilakukan, kata Ariyan, diketahui bangunan dua jembatan yang ambrol pada bagian bagian sayap. Ambrolnya bangunan sayap jembatan itu terjadi di kedua jembatan yang ditinjau.

“Ambrolnya bagian sayap itu, mengindikasikan kualitas bangunannya tidak baik sehingga ambrol tergerus air saat terjadi hujan deras,” katanya.

Ketua Komisi III DPRD Lamtim Sudibyo menambahkan dari hasil monitoring yang dilakukan pembanguan kedua jembatan tersebut terkesan asal jadi. Pasalnya, belum genap dua bulan selesai dibangun sudah mengalami kerusakan.

"Karena itu kami minta Dinas PUPR segera melakukan perbaikan kedua jembatan tersebut. Sebab, curah hujan diprediksi akan semakin tinggi,” kata Sudibyo yang didampingi anggota Komisi III Nur Fauzan, Lilis Setyowati, dan Wiwik. 

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar