#obituarium#wartawan#lampungpost

Komandan Wartawan Buser itu Kembali ke HaribaanNya

( kata)
Komandan Wartawan Buser itu Kembali ke HaribaanNya
Wartawan Senior Aris Susanto. Foto Dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dunia jurnalisme Lampung kehilangan sosok panutan di lapangan. Wartawan Lampung Post Aris Susanto bin Sukirno meninggal tepat di hari ulang tahunnya yang ke-56, Rabu, 20 November 2019.

Pria yang biasa disapa Bang Aris oleh rekan-rekan sekantornya tersebut mengembuskan napas terakhirnya di rumah Sakit Advent, sekitar pukul 21.30 WIB. Selama berkhidmat di Lampung Post sejak Desember 1999 berbagai jabatan pernah disandangnya.

Kepala Divisi Lampung Post Education Center (LPEC) Lampung Post sekaligus sejawatnya, Iskak Susanto, mengungkapkan karier Aris Susanto dimulai sebagai informan Lampung Post yang ada di pos kecamatan untuk wilayah Lampung Timur, Metro, dan Lampung Tengah. Selain informan, ia juga merangkap pemasaran.

"Dia jadi andalan untuk berita-berita kejadian terutama di Lampung Timur. Tidak pernah ada yang lolos berita-berita peristiwa di tangan dia. Jaringannya luas karena aktif di radio amatir," kata Iskak melalui telepon, Kamis, 21 November 2019.

Kemudian, Aris ditarik ke kantor pusat menjadi wartawan dan bergabung dalam tim buser. Penggiat dan pengurus Radio Antarpenduduk Indonesia (RAPI) Lampung ini juga pernah menjadi koordinator liputan sekaligus pengelola halaman kriminal dan Bandar Lampung. Pria yang akrab dengan sapaan "Kombes" tersebut pernah menjadi komandan tim buser Lampung Post. Aris juga terdaftar menjadi anggota PWI Lampung dan telah memegang sertifikat wartawan dengan jenjang sebagai wartawan madya.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung Hendry Sihaloho menyatakan Bang Aris adalah salah satu mentor jurnalistiknya sewaktu di Lampung Post pada 2009-2011. Menurut Hendry, Kombes itu sarat pengalaman, khususnya wilayah liputan kriminal. Jaringannya pun terbilang kuat.

"Ia juga punya banyak sumber, terutama di kepolisian. Ia tak sungkan berbagi ilmu dan pengalaman kepada jurnalis pemula. Juga membagikan tips dan trik bagaimana “bergerilya” di lapangan," kata Hendry via WhatsApp, Kamis, 21 November 2019.

Budisantoso Budiman, jurnalis senior dari Kantor Berita Antara biro Lampung, mengungkapkan sosok Aris sebagai sosok yang tenang, agak pendiam, tapi murah senyum. Selain itu, tidak pelit berbagi informasi terkait liputan khususnya masalah kriminalitas.

"Di lapangan dikenal gigih dan tahan banting. Almarhum sosok yang jujur dan baik hati. Almarhum lebih senior dari saya, namun tak berjarak dengan juniornya. Saya merasa sangat kehilangan atas kepergiannya untuk selamanya, setelah lama tak berjumpa lagi di lapangan.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar