#liburan#kolamrenang#beritalampung

Kolam Renang Tirtasari Diserbu Wisatawan

( kata)
Kolam Renang Tirtasari Diserbu Wisatawan
Ribuan wisatawan memadati Pemandian Kolam Renang Tirtasari di Dusun Sindangsari, Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, Kamis (2/1/2020). Armansyah

Kalianda (Lampost.co) -- Selama liburan sekolah dan perayaan tahun baru 2020,  kolam renang Tirtasari di Dusun Sindangsari, Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan diserbu wisatawan dari berbagai daerah.

Pemilik Kolam Renang Tirtasari, Wawan Harmoko mengatakan pada musim liburan sekolah dan tahun baru 2020 alami peningkatan 100 persen dibandingkan sebelumnya. Dimana, puncak ramai pengunjung pada 1 Januari 2020 lalu.

"Alhamdulillah pada Awal Januari lalu jumlah pengunjung tumpah ruah. Saya juga enggak kepikiran bakal ramai pengunjung," kata dia, Kamis, 2 Januari 2020.

Wawan mengatakan bila hari biasa, jumlah pengunjung hanya paling ramai mencapai 50-100 orang per hari. Namun, pada liburan sekolah dan tahun baru ini mencapai lebih dari 1.000 orang.

"Kalau hari biasa paling banyak mencapai lebih dari 50-100 pengunjung. Itu pun saat akhir pekan. Namun, kali ini membludak hingga karyawan kami kelabakan melayani pengunjung. Luar biasa pengunjung dari berbagai daerah. Bahkan, ada dari Lampung Timur," ujar dia.

Wawan mengaku untuk memanjakan para pengunjung yang dari berbagai daerah itu, pihaknya menyediakan hiburan live music dan beberapa artis lokal. "Jadi, kami sediakan hiburan agar semua pengunjung terhibur. Kalaupun ada yang mau request lagu atau nyanyi, kami sangat senang," ungkapnya.

Sementara itu, Antonius (39) salah satu pengunjung asal Kecamatan Sidomulyo mengatakan ia bersama sanak familinya sengaja menghabiskan liburan di kolam renang Tirtasari. Menurutnya, wahana tersebut aman, nyaman, strategis, dan harga tiket masuk begitu terjangkau.

"Saya baru kali ini kesini, tahu dari kawan yang posting di Facebook. Kemudian, kolam renang Tirtasari juga sering masuk koran. Karena penasaran, saya bersama keluarga liburan cukup disini. Kalau di pantai kami masih takut ancaman tsunami," paparnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar