#bencana#rerie

Kolaborasi Masyarakat dan Pemerintah Diperlukan dalam Hadapi Bencana

( kata)
Kolaborasi Masyarakat dan Pemerintah Diperlukan dalam Hadapi Bencana
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Kolaborasi masyarakat dan pemerintah diperlukan dalam mengaplikasikan strategi untuk mencegah dan menghadapi bencana. Penerapan manajemen bencana (disaster management) dan risk assesment yang baik merupakan bagian strategi tersebut.

"Kami tidak kekurangan pakar untuk melakukan mitigasi bencana, sekarang bagaimana membuat cetak biru dalam menghadapi bencana agar masyarakat luas memiliki pemahaman yang baik dalam mencegah dan menyikapi ketika bencana terjadi," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat membuka diskusi daring bertema Mitigasi Bencana di Tengah Pandemi yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu, 10 Februari 2021.

Menurut Lestari, amanat alinea ke-4 Pembukaan UUD 1945 menyebutkan salah satu tujuan bernegara adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Tentunya, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, amanat konstitusi itu juga harus diwujudkan saat bencana melanda di berbagai wilayah di Indonesia.

Untuk itu, anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap, terjadinya kolaborasi yang baik antara para pemangku kepentingan dan masyarakat untuk membangun kesadaran bersama atas letak geografis Indonesia berada di jalur gempa teraktif di dunia karena dikelilingi ring of fire Pasifik.

Dengan memiliki pemahaman yang sama soal bencana antara masyarakat dan pemerintah, berbagai upaya pencegahan dan strategi dalam menghadapi bencana di tanah air dapat diterapkan dengan baik sehingga bisa menekan potensi timbulnya korban saat bencana.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar