#bakauheni#pelabuhan

KMP Amadea Kandas, Puluhan Sopir Logistik Tuntut Ganti Rugi

( kata)
KMP Amadea Kandas, Puluhan Sopir Logistik Tuntut Ganti Rugi
Puluhan sopir kendaraan logistik yang ikut menumpang Kapal Ferry KMP Amadea protes dan menuntut ganti rugi. Lampost.co/Rustam Efendi


Kalianda (Lampost.co) -- Kapal Ferry KMP Amadea kandas di perairan Bakauheni Rabu, 29 Desember 2021, pukul 23.00 WIB, karena cuaca buruk. Akibat peristiwa tersebut, puluhan sopir kendaraan logistik yang ikut menumpang protes dan menuntut ganti rugi.

Berdasarkan pantauan lampost.co, Kamis, 30 Desember 2021, puluhan supir kendaraan logistik menuntut kerugian atas kerusakan barang bawaan akibat terlalu lama dalam kapal. Mereka mengklaim mengalami kerugian barang bawaan yang sebagian besar hewan dan sayuran.

Baca juga: Ratusan Penumpang KMP Amadea Rute Bakauheni-Merak Terjebak di Pulau Kandang Lunik

Salah satu sopir truk, Andi (41), yang mengangkut ikan asal Sumatra untuk dikirim ke Jakarta mengatakan, akibat terlalu lama dalam kapal KMP Amadea mengakibatkan ikan membusuk. Ia meminta adanya kompensasi.

"Dari semalam ikan berada di atas kapal yang kandas, otomatis barang bawaan mengalami kerusakan dan yang menuntut kami semua pengendara. Makanya kami meminta ganti rugi," katanya.

Sementara Ketua Gapasdap Bakauheni, Warsa mengatakan, KMP Amadea yang kandas di Pulau Kandang Lunik mengangkut sebanyak 72 kendaraan di semua jenis, dan pihaknya mewakili pihak perusahaan KMP Amadea untuk melakukan negoisasi dengan para sopir.

"Sesuai dari kesepakatan, para sopir sudah setuju untuk diberikan kompensasi dari pihak KMP Amadea sebesar 300 ribu per kendaraan. Sementara untuk sepeda motor dan kendaraan pribadi tidak termasuk," katanya.

Setelah mendapatkan uang ganti rugi secara langsung, kendaraan langsung diarahkan ke Dermaga Tiga untuk melanjutkan pelayaran kembali menuju Pelabuhan Merak Banten.

Winarko







Berita Terkait



Komentar