#Covid-19#idulfitri

Klaster Covid-19 Usai Idulfiri Mulai Muncul

( kata)
Klaster Covid-19 Usai Idulfiri Mulai Muncul
Ilustrasi. Medcom.id/Mohamad Rizal


Jakarta (Lampost.co) -- Klaster covid-19 dari kegiatan selama Idulfitri mulai muncul. Peningkatan mobilisasi masyarakat dinilai menjadi penyebabnya.
 
"Satgas Covid-19 menerima beberapa laporan terbentuknya klaster covid-19 di masyarakat akibat penularan dari pelaku perjalanan yang melakukan mudik, praktik ibadah tarawih, maupun kegiatan halalbihalal," kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, dalam telekonferensi di Jakarta, Jumat, 28 Mei 2021.

Baca: Keterpakaian Tempat Tidur Isolasi Covid-19 Naik Jadi Alarm Keras


 
Wiku memaparkan data mobilisasi masyarakat pada 22 April hingga 17 Mei 2021. Pergerakan masyarakat sudah terlihat sejak 27 April hingga 5 Mei 2021 atau di masa sebelum pemberlakuan peniadaan mudik.

Kemudian, pada periode peniadaan mudik, 6 hingga 17 Mei 2021, masyarakat masih bermobilisasi meski tidak sebanyak periode sebelumnya. Menurut Wiku, hal itu lantaran masyarakat sudah bepergian dengan memanfaatkan masa sebelum pemberlakuan peniadaan mudik.
  
Pergerakan masyarakat kembali terlihat usai Idulfitri. Masyarakat dari luar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) mulai kembali ke Jabodetabek. Wiku menyebut puncak pergerakan penduduk menuju Jabodetabek paling tinggi pada 17 Mei 2021.
 
"Dengan adanya tren peningkatan arus balik ini, bukan tidak mungkin dapat terjadi peningkatan penularan di tengah masyarakat," ucap Wiku.
 
Wiku mengatakan penularan terjadi karena orang-orang bisa membawa virus dari tempat kampung halaman ke Jabodetabek. Sehingga, langkah upaya pengendalian penularan covid-19 harus digalakkan.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar