#haji

KJRI Tegaskan Belum Ada Kepastian Soal Kuota Haji

( kata)
KJRI Tegaskan Belum Ada Kepastian Soal Kuota Haji
Ilustrasi ibadah umrah saat pandemi covid-19. AFP


Jakarta (Lampost.co) -- Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan belum ada kepastian terkait kuota haji reguler dan khusus. Informasi yang beredar soal kuota haji, kapasitas kamar, dan masa tinggal di Madinah pada penyelenggaraan Haji 2021 tidak benar.

"Sampai saat ini Saudi belum mengumumkan kebijakannya terkait Haji 2021," kata Endang dikutip dari laman kemenag.go.id, Senin, 29 Maret 2021.

Endang mengatakan semua negara masih menunggu informasi resmi dari Arab Saudi. Pernyataan Endang sekaligus meluruskan informasi yang beredar kuota haji tahun ini dibatasi 30 persen untuk tiap negara pengirim jemaah.

Indonesia mendapat 64 ribu, rinciannya 60 ribu kuota haji reguler dan 4 ribu haji khusus. Informasi tidak benar lainnya terkait ketentuan kapasitas kamar untuk dua orang dan masa tinggal di Madinah maksimal enam hari.

Endang menduga informasi yang beredar bersumber dari rumusan hasil pertemuan antara KJRI Jeddah dengan 50 calon penyedia layanan akomodasi di Mekah. Dia menyebut pertemuan berlangsung pada 24-27 Maret 2021.

"Jika demikian, saya memastikan bahwa itu bukan informasi resmi atau bersifat kebijakan, tapi sebatas rencana mitigasi," tutur Endang.

Sebelumnya, Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Esam Althagafi mengatakan Pemerintah Arab Saudi bakal segera mengumumkan kebijakan terkait penyelenggaraan ibadah Haji 2021. Kebijakan yang dikeluarkan tetap mempertimbangkan kesehatan para jemaah.

Arab Saudi terus melakukan persiapan untuk kembali menerima kedatangan jemaah umrah dan haji. Kajian utama terkait protokol kesehatan pada pelaksanaan haji.

Winarko







Berita Terkait



Komentar