#banjir#banjirrob

Kisah Sopir Ojol Terima Order di Titik Banjir Rob Pesisir Bandar Lampung

( kata)
Kisah Sopir Ojol Terima Order di Titik Banjir Rob Pesisir Bandar Lampung
Junan saat mengecek titik jemput orderan pelanggannya di Jembatan Pulau Pasaran, Kelurahan Kotakarang. Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Junan (28), sopir ojek online (ojol) yang merupakan warga Kelurahan Kuripan, Kecamatan Telukbetung Barat mengaku kebingungan saat menerima order dengan titik jemput di Jembatan Pulau Pasaran, Kelurahan Kotakarang. Pasalnya, lokasi tersebut sedang tergenang banjir rob. 


Dia menceritakan, genangan itu sudah tampak ketika ia baru memasuki perempatan arah Kantor Kelurahan Kotakrang menuju Pulau Pasaran.

"Saya kira enggak apa-apa. Baru sampai di sini ternyata sudah kayak begini. Bagaimana cara saya menjemput pelanggan di Jembatan Pulau Pasaran? Bisa tenggelam motor saya," ujar Junan, Selasa, 17 Mei 2022.

Baca: Warga Pasaran Sukarela Mendayung Perahu Mengantar Anak-Anak Sekolah Melawan Rob

 

Tak berselang lama, Junan mendapatkan notifikasi pembatalan dari pelanggannya tersebut. Ia pun langsung bergegas meninggalkan lokasi.

"Kalau enggak di-cancel, bingung juga," katanya.

Pemantauan Lampost.co, banjir rob di Jalan Telukbone, Kelurahan Kotakarang atau Kampung Cungkeng mulai menggenang sejak pukul 6.00 hingga pukul 9.00 WIB. Ketinggian banjir rob rata-rata 10-15 sentimeter dan akan makin meninggi di titik yang berbatasan langsung dengan laut atau muara. 

Sobih AW Adnan








Berita Terkait



Komentar