#Kesehatan#VirusKorona

Kisah Pelatih Leicester Ketika Terkena Covid-19

( kata)
Kisah Pelatih Leicester Ketika Terkena Covid-19
Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers (AFP/Glyn Kir

Leicester (Lampost.co) -- Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers, mengungkapkan pengalamannya ketika terpapa virus korona (covid-19) pada pertengahan Maret lalu. Ia mengaku sempat kesulitan bernafas, tak bisa mengecap, dan kehilangan indera penciuman.

Rodgers juga menuturkan bahwa sang istri ikut terpapar covid-19. Selama tiga pekan, keduanya merasakan gejalan-gejala di atas.

"Saya dan istri terkena covid-19 setelah kompetisi dihentikan sementara. Seminggu setelahnya, saya merasa kesulitan, kehilangan indera penciuman dan perasa," kata Rodgers kepada BBC.

"Saya tidak memiliki kekuatan dan saya sangat merana, dan istri saya merasakan hal yang sama. Saya melakukan tes dan kami berdua ternyata terkena virus itu, saya sampai kesulitan berjalan," terangnya.

"Saya merasa seperti memanjat gunung Kilimanjaro, semakin tinggi anda mendai semakin sulit anda bernafas. Berajalan 10 yard terasa sangat berbeda. Saya mencoba berlari, tapi tidak bisa melakukannya," urainya.

"Saya merasa lemah, tidak memiliki nafsu makan, dan merasa sensasi aneh selama tiga pekan karena tak bisa merasakan apapun," pungkasnya.

Meski demikian, Rodgers memastikan dirinya sudah pulih dari virus tersebut. Ia pun siap kembali memimpin timnya mengarungi kompetisi Liga Primer yang akan dilanjutkan pada 17 Juni mendatang.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar