#BANDARLAMPUNG

Kisah Ibu Sembilan Anak Jadi Tulang Punggung Keluarga karena Suami Stroke

( kata)
Kisah Ibu Sembilan Anak Jadi Tulang Punggung Keluarga karena Suami Stroke
Suniah sedang menunggu pelanggan, Minggu, 11 Desember 2022. Lampost.co/Yudi Wijaya


Bandar Lampung (Lampost.co) – Meski umur tidak muda lagi, Suniah (63) tetap semangat untuk berdagang ikan laut di Pasar Cimeng.

Warga Jalan Telukbone, Kota Karang itu mengaku sudah 35 tahun atau sejak 1987 berjualan ikan.

Setiap pagi sekitar pukul 06.00 WIB, perempuan kelahiran Pandeglang, 1959 itu setiap pagi mengambil dagangan di tempat pelelangan ikan (TPI) Lempasing kemudian dijual di Pasar Cimeng sejak pukul 07.30 sampai pukul 14.00 WIB. “Habis ataupun tidak dagangannya, ya tetep pulang kalau sudah jam segitu," kata dia saat ditemui disela-sela berdagang, Minggu, 11 Desember 2022.

Awalnya ia berjualan untuk membantu suami memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun 7 tahun terakhir sang suami sudah tidak bisa melaut lagi karena stroke. Akhirnya kini Suniah menjadi tulang punggung keluarga.

Sehari, Suniah hanya mampu mendapatkan keuntungan bersih berkisar Rp80 ribu. "Alhamdulillah, dengan uang segitu sudah mencukupi kebutuhan sehari-hari di rumah dan bisa nabung juga sedikit-sedikit. Untuk uang sekolah anak, ngasih jajan cucu, dan kebutuhan lainnya," kata dia.

Suniah mempunyai anak sembilan. Tujuh orang sudah lulus SMA, sedangkan dua lagi masih sekolah SMA. "Alhamdulillah anak bisa sekolah hingga ke jenjang SMA semua. Kalau dibilang susah ya memang susah tetapi selagi kita berusaha pasti Allah memberikan rezeki untuk kita. Di beri umur panjang dan sehat selalu itu juga merupakan rezeki dari yang maha kuasa," kata Suniah.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar