gurupulautegal

Kisah Guru Sukarelawan Menerjang Ombak demi Mengajar di Pulau Tegal

( kata)

 

PESAWARAN (Lampost.co) -- Ombak besar di perairan Pesawaran tidak menyurutkan pengabdian guru PKBM Pesona Pulau Tegal untuk terus berlayar menyeberangi laut demi mencerdaskan kehidupan bangsa. Para guru sukarelawan ini mengambil resiko besar untuk bisa sampai di sebuah pulau yang menjadi tujuan mereka mengajar meski harus bertaruh nyawa.

Mereka secara sukarelawan membentuk pusat kegiatan belajar mengajar sederhana untuk memberikan pelajaran formal kepada anak-anak pulau yang tidak terakses sarana pendidikan sama sekali. Pada kesempatan ini, para guru relawan Pulau Tegal terjadwal membagikan hasil ujian berupa raport dan surat keterangan lulus kepada anak anak didiknya di Pulau Tegal.

Uniroh Utami, salah satu pengajar menceritakan pengalamannya ketika pertama kali menginjakkan kaki di Pulau Tegal pada 2016 lalu. Saat itu dirinya hanya berwisata saja, mengingat Pulau Tegal merupakan salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Lampung.

Namun di balik segala macam eksotika wisata dan promosi besar besaran pulau ini, ternyata banyak anak di Pulau Tegal tidak terakses pendidikan formal yang memadai. Dari situlah dirinya bersama rekan pengajar lain, berkomitmen membentuk pusat kegiatan belajar mengajar sederhana agar anak anak pulau bisa mendapat pendidikan formal.

Winarko



Berita Terkait



Komentar