#PENDIDIKAN

Ketua Yayasan Global Madani: Insiden Saat Upacara Bentuk Penegakan Disiplin

( kata)
Ketua Yayasan Global Madani: Insiden Saat Upacara Bentuk Penegakan Disiplin
Ketua Yayasan Global Madani Prof. Abdul Kadir Salam. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ketua Yayasan Pendidikan Global Madani (GM) Prof. Abdul Kadir Salam membantah adanya penganiayaan terhadap seorang murid, berinisial ASW. Insiden tersebut bentuk penegakan disiplin oleh guru.

Menurutnya, tidak ada kekerasan maupun penganiayaan yang dilakukan oleh guru sejarah berinisial EK kepada ASW.  Pada saat itu guru mencoba mengingatkan siswa agar disiplin saat upacara.

Namun siswa tersebut terkesan tidak mengindahkan dan terjadi kesalahpahaman. Melihat hal itu, dewan guru langsung melerai dan mendamaikan kedua pihak hingga diselesaikan di tempat.

"Gak ada penganiayaan, yang ada guru sedang mengingatkan siswa untuk tidak mengobrol pada saat upacara, ditarik kepalanya akhirnya beradu. Sama-sama memar kepala mereka," kata dia, Rabu, 19 Oktober 2022.

"Kami juga kaget sorenya laporan ke Polresta murid tersebut bersama tantenya, ini yang kami sesalkan,"ujar Guru Besar Pertanian di Universiatas Lampung (Unila) itu.

Menurutnya, lembaga pendidikan Global Madani tidak pernah melakukan kekerasan di lingkungan sekolah. Bahkan guru dan siswa di sekolah selalu akrab. "Di nisi gurunya ramah-ramah kepada muridnya, bahkan ada yang keluar terus masuk sini lagi karena enak sama gurunya baik-baik," kata dia.

Atas permasalahan itu, pihak yayasan sudah melakukan musyawarah dengan kedua belah pihak yang berselisih. "Sudah kami pertemukan kedua belah pihak, dan rencana hari ini kami pertemukan lagi, agar bisa diselesaikan secara baik-baik saja," kata dia.

Meski permasalahan telah selesai, Abdul meyakini pihaknya akan tetap memberikan teguran kepada terlapor, termasuk para guru-guru lain di lingkungan sekolah setempat, agar kesalahpahaman serupa tidak terulang kembali.

"Jelas nanti kami juga akan menggelar pelatihan menyangkut seluruh guru dan karyawan, yang memang dilakukan rutin setiap semester sudah ditegaskan," kata dia.

Kepala sekolah SMA Global Madani Rofi Darojat mengatakan EK dikenal dengan guru yang baik dan ramah tidak pernah melakukan kekerasan terhadap siswanya.

"Ini tidak pernah terjadi selama 12 tahun. EK guru yang baik dan ramah terhadap siswanya," kata dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dennis Arya Putra mengatakan pihaknya sudah meminta keterangan siswa ASW dan sedang melakukan pendalaman. "Terlapor juga nanti akan kami panggil untuk meminta keterangannya," kata dia.

 

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar