#ott#rektorunila

Ketua RT Sebut Karomani Sepekan lalu Mengadakan Tasyakuran

( kata)
Ketua RT Sebut Karomani Sepekan lalu Mengadakan Tasyakuran
Rumah megah milik Rektor Unila Karomasi di Rajabasa Jaya. (Foto:Lampost/Salda Andala)


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Ketua RT 07, Rajabasa Jaya, Bandar Lampung Harsuludin membenarkan rumah megah di wilayahnya milik Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Karomani, Sabtu, 20 Agustus 2022.

Ia menjelaskan, terakhir melihat Karomani satu pekan lalu saat pemilik rumah mengadakan tasyakuran dan mengundang warta setempat.

"Sebelum 17 Agustus dia Tasyakuran ngundang warga setempat. Di sana saya ngobrol enak orangnya baik," katanya.

Ia menambahkan, bangunan tersebut dibangun sekitar hampir dua tahun. Dan pemilik rumah sudah izin ke Pemerintah setempat termasuk RT.

Setiap hari terlihat dua orang satpam yang berjaga di rumah tersebut.  Di malam harinya lebih dari dua orang berjaga.

"Siang dua orang, kalau malam bisa sampe tiga orang. Saya kaget lihat berita beliau di OTT tadi pagi di Bandung," ujarnya.

Rumah dua lantai itu dihuni sejak bulan puasa kemarin. Namun tidak sepenuhnya tinggal dan menetap.

"Bulan puasa kemarin sudah dihuni, tapi tidak sepenuhnya ditempati," katanya.

Sebelumnya, rumah megah milik Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani baru dibangun sekitar dua tahun lalu di Jalan Komarudin, Rajabasa Jaya, Rajabasa, Bandar Lampung. Sabtu, 20 Agustus 2022, 15.23 WIB.

Berdasarkan pantauan Lampost.co di lokasi ada dua satpam  yang berjaga dihalam rumah dua lantai milik Rektor Unila. Di lantai dua terlihat seorang pekerja bangunan membawa tangga sedang memperbaiki sesuatu.

Dua satpam tersebut berasal dari Universitas Lampung jika dilihat dari name tag. Juga terpakir empat unit mobil mewah Pajero, Innova dan lainnya.

Berita Terkait: OTT Unila, Tujuh Orang Diamankan KPK

Menurut keterangan warga setempat Idham, rumah tersebut baru dibangun sekitar hampir dua tahun.

Ia baru mengetahui rumah tersebut milik Rektor unila setelah mendengar kabar Karomani di tangkap KPK.

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar