#MK#dewanpers#konstitusional

Ketua MK Buka Kegiatan Peningkatan Pemahaman Hak Konstitusional Warga Negara 

( kata)
Ketua MK Buka Kegiatan Peningkatan Pemahaman Hak Konstitusional Warga Negara 
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman saat memberi sambutan. (Lampost.co/ Wandi)

BOGOR (Lampost.co)-- Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman mengungkapkan dalam ceramah kunci sekaligus pembukaan peningkatan pemahaman hak konstitusional warga negara bagi wartawan se-Indonesia  tugas berat wartawan masa kini adalah menyejukkan masyarakat di tengah sikon bangsa yang kurang kondusif akibat pemilihan presiden. 
 
Anwar mengagumi para wartawan yang memperjuangkan kebenaran. "Tugas wartawan tidak kalah penting dari penyelenggara negara. Maka, wartawan juga harus mendapat apresiasi dari masyarakat," kata Anwar saat membuka kegiatan yang bekerja sama dengan Dewan Pers, di Aula Grha Konstitusi 3, Gedung Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi Mahkamah Konstitusi, di Jalan Raya Puncak, KM 83, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Senin (22/4/2019). 
 
Sementara Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi, Guntur Hamzah, dalam laporannya menyatakan wartawan mesti dibekali perspektif konstitusi agar memahami hak dan kewajibannya dalam berkonstitusi. Adapun beberapa tujuan kegiatan ini antara lain meningkatkan pemahaman, kesadaran dan ketaatan berpancasila serta berkonstitusi, meningkatkan pemahaman dan menyamakan persepsi masyarakat mengenai konstitusi dan hukum acara MK serta isu-isu ketatanegaraan, dan lainnya.  
 
Sekjen juga menjelaskan pihaknya siap menerima gugatan baik dari pasangan calon presiden dan wakil presiden maupun calon legislator dari 23 Mei hingga 9 Agustus 2019. 
 
Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo menyatakan pemilu kali ini terasa berbeda. Lebih lama prosesnya. Meski pemilu secara legal telah selesai, Yosep ingin menegaskan wartawan harus selalu melakukan verifikasi, konfirmasi, cek,  ricek, dan banyak hal lainnya.  
 
"Wartawan tidak boleh menelan begitu saja informasi. Tidak bisa jadi wartawan hanya talking news," kata Yosep.   
 
Pada kegiatan ini juga ada penandatanganan memorandum of understanding (MoU) Mahkamah Konstitusi dan Dewan Pers.  
 

Wandi Barboy Silaban

Komentar