#pemilu2024#pilpres2024

Ketua DPW PKS Lampung Nilai Masa Kampanye Pendek Jadi Tantangan Caleg Baru

( kata)
Ketua DPW PKS Lampung Nilai Masa Kampanye Pendek Jadi Tantangan Caleg Baru
Ilustrasi kampanye diunduh pada Jumat, 28 Januari 2022. (Foto: Medcom.id)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pelaksanaan Pemilu (Pileg dan Pilpres) 2024 dengan wacana tahapan kampanye yang diperpendek dari pemilu 2019 dinilai tidak terlalu memberi dampak signfikan ke partai dan khususnya calon legislator (caleg) baru.

KPU RI mengusulkan masa kampanye pemilu 2024 berlangsung selama 120 hari. Tahapan tersebut lebih pendek dari dua periode pemilu sebelumnya.

Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim, mengungkapkan ada sedikit tantangan untuk caleg baru. Mereka benar-benar harus sekuat tenaga melakukan sosialisasi ke para pemilih agar bisa mengikuti kontestasi.

"Memang tidak terlalu pengaruh signifikan. Kalau ada juga sedikit berpengaruh ke New Comer, jadi tantangan tersendiri," ujar Mufti melalui telepon, Jumat, 28 Januari 2022.

Baca juga: DPR Minta Tahapan Pemilu Lebih Efisien

Sedangkan untuk caleg petahana atau calon yang sudah pernah menjadi anggota legislatif tidak terlalu berpengaruh. Petahana disebut telah memiliki popularitas dan elektabilitas mumpuni serta memiliki konstituen.

Pada bagian lain, Ketua DPD Demokrat Lampung Edy Irawan Arief menyebut tahapan kampanye yang diperpendek hanya berpengaruh pada masa kampanye resmi yang berkurang. Namun, menurutnya, hal itu bisa disiasati dengan masa sosialisasi di luar tahapan kampanye.

"Kalau dipersempit, ada masa di luar (tahapan) yang lebar untuk bersosialisasi. Saya rasa enggak ada masalah," kata Edy melalui telepon, Jumat, 28 Januari 2022.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar