#terminal#fasilitaspublik#tubaba

Ketua DPRD Tubaba Minta Terminal Mulya Asri Dirobohkan

( kata)
Ketua DPRD Tubaba Minta Terminal Mulya Asri Dirobohkan
Gedung KIR Dinas Perhubungan Pemkab Tubaba di jalan raya Candra mukti kecamatan Tulangbawang tengah, yang telah dialihkan menjadi markas Damkar mulai dibersihkan setelah lima tahun mangkrak dan tidak terawat, Rabu (5/2/2020).Sobirin


Panaragan (Lampost.co) -- Ketua DPRD Tulangbawang Barat (Tubaba), Ponco Nugroho meminta terminal Mulya Asri dirobohkan jika Dinas Perhubungan setempat tidak mampu mengoperasikan fasilitas pemerintah itu dengan maksimal.

"Kami selaku warga menginginkan terminal Mulya Asri dapat beroperasi selayaknya terminal, jika tidak rubuhkan saja diganti dengan bangunan lainnya," kata Ponco, saat menghadiri musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Tulangbawang Tengah, di Panaragan, Rabu, 5 Februari 2020.

Sindiran pedas ketua PDIP Tubaba ini, direspon oleh kepala dinas perhubungan (Dishub), Tubaba, Marwan Aziz, dihadapan wakil Bupati Fauzi Hasan, dan seluruh peserta Musrenbang, mantan kepala dinas satu pintu itu memberikan klarifikasi terkait tidak optimalnya terminal tersebut.

"Perlu diketahui kami sedang berupaya untuk mengalih fungsikan terminal Mulya Asri menjadi terminal selter, seperti terminal di Kemiling, Bandar Lampung, sedangkan di dalamnya akan kita usulkan untuk gedung KIR," kata Marwan.

Dengan pemanfaatan sebagian lahan terminal tersebut menjadi tempat KIR atau tempat melakukan uji kendaraan, diharapkan lingkungan terminal Mulya asri dapat hidup sebagaimana yang diharapkan masyarakat.

"Gedung KIR yang di Samsat itu untuk Damkar, asetnya sudah kita limpahkan dari Perhubungan ke Damkar, bukan aset kita lagi," ujarnya.

Perubahan aset Perhubungan berupa gedung KIR yang berada di sisi kanan gedung Samsat Tubaba, di benarkan oleh sekretaris Satpol-PP kabupaten Tubaba, Umar Usman. "Iya, ini kami sedang melakukan pengecekan untuk persiapan tempat damkar," kata mantan Camat Pagar dewa ini.

Diketahui bangunan gedung uji KIR dibangun menggunakan anggaran APBD 2015 senilai Rp1,4 miliar, oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Tubaba , di Tiyuh Candra Mukti, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, sejak dibangun hingga saat belum pernah digunakan dan tidak terawat hingga sudah banyak kerusakan dan dipenuhi semak belukar. 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar