#lamteng

Ketua DPRD Lamteng Persilakan 33 Pedagang Ruko Plaza Bandarjaya Demonstrasi

( kata)
Ketua DPRD Lamteng Persilakan 33 Pedagang Ruko Plaza Bandarjaya Demonstrasi
Ketua DPRD Lampung Tengah, Sumarsono, bersama pakar hukum saat berdiskusi membahas 33 ruko yang dikelola pemkab, Selasa, 26 Juli 2022. (Lampost.co/Raeza Handanny Agustira) 


Gunungsugih (Lampost.co) -- Ketua DPRD Lampung Tengah mempersilakan para pedagang atau pemilik 33 ruko yang sertifikat hak guna bangunan (SHGB) di Plaza Bandarjaya, untuk berdemonstrasi. Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) memiliki kewenangan penuh atas pengelolaan Plaza Bandarjaya. 

"Demo saja, dasarnya apa. Demo atas nama siapa, 33 orang itu mau demo. Atau yang mana yang mau demo. Kami ini mau urus 33 ruko yang pengelolaannya milik pemerintah. Kalau mereka mau melakukan pergerakan itu, mereka tidak usah direkom saja untuk menempati ruko itu," kata Sumarsono di DPRD Lamteng, Selasa, 26 Juli 2022.

Baca juga: 33 SHGB Ruko di Bandarjaya Lamteng Bermasalah

Pihaknya menegaskan, selama satu tahun terakhir ini, 33 ruko yang ada tidak menghasilkan kontribusi untuk pemerintah, sehingga menjadi temuan Badan Pengelola Keuangan (BPK).

"Pemerintah tidak mendapat hak selama satu tahun terakhir ini. Jadi temuan BPK loh ini. Bahkan, jika di hitung persentasi, ini merugikan negara. Sementara yang meruginakan negara siapa coba, meraka kan," tegasnya.

Sumarsono menginginkan persoalan ini harus selesai. Karena pendapatan daerah tersendat karena persoalan ini. 

"Secepatnya harus selesai. Banyak yang mau menempati, kalau mereka ikut demo atau membiayai, eliminir saja. Karena mereka tidak taat aturan," tutupnya. 


 

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar